Meriah! Pawai Pesta Kesenian Bali 2026 Libatkan 23.000 Lebih Seniman
📅 Minggu, 14 Jun 2026, 09:34 WIB | Oleh: Tim PenulisDENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster resmi membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang melibatkan 23 ribu lebih seniman.
“Pesta Kesenian Bali tahun ini didukung oleh banyak seniman, bukan banyak lagi, banyak sekali, yaitu sekitar 23.936 orang seniman," kata Koster di Denpasar, Sabtu (13/6).
Ia menyampaikan perhelatan akbar tahunan ini mencatatkan sejarah baru terlihat dari keterlibatan masif puluhan ribu pelaku seni secara serentak.
Lonjakan keterlibatan pelaku seni ini terwadahi secara masif melalui partisipasi aktif dari 307 sekehe, sanggar, maupun yayasan seni, baik yang berskala lokal, nasional, hingga internasional.
Seluruh seniman tersebut tersebar untuk mengisi 10 kategori kegiatan utama yang disajikan mulai 13 Juni hingga 11 Juli 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun kegiatan yang akan berlangsung sebulan penuh itu, meliputi Peed Aya (Pawai), Rekasadan (Pergelaran), Kandarupa (Pameran), Utsawa (Parade), Wimbakara (Lomba), Kriya Loka (Loka Karya), Widyatula (Sarasehan), Adi Sewaka Nugraha
(Penghargaan Pengabdian Seni), Jantra Tradisi Bali (Pekan Kebudayaan Daerah), dan Bali World Culture Celebration (Perayaan Kebudayaan Dunia di Bali).
Gubernur Koster menyampaikan apresiasi tinggi kepada para pekerja seni mulai dari maestro senior, generasi muda, hingga anak-anak usia dini yang ikut serta menampilkan pementasan kebudayaan Bali.
Sebaiknya Anda baca juga:
Nantinya setelah peed aya atau pawai dan rekasadana atau pagelaran hari ini, mereka akan tampil dan berlomba dengan tema "Atma Kerthi: Jiwa Saking Parisuda" yang berarti memuliakan jiwa paripurna, yang selaras dengan upaya bersama dalam memuliakan alam, manusia, dan kebudayaan Bali.
PKB 2026 sendiri selain mewadahi seniman juga membuka ruang ekonomi bagi masyarakat.
Festival ini turut memfasilitasi ruang pameran secara gratis bagi 124 Industri Kecil Menengah (IKM) serta 72 UMKM kerajinan lokal sepanjang satu bulan penuh pelaksanaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!