Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Spot Foto jadi Strategi Kota Tua Ajak Anak Muda Lestarikan Budaya

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 16:22 WIB | Oleh:
Spot Foto jadi Strategi Kota Tua Ajak Anak Muda Lestarikan Budaya Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Seorang anak bermain ular tangga dalam kegiatan Berkain pada akhir pekan di Kota Tua, Jakarta Barat menjelang HUT ke-499 DKI, Jakarta, Minggu (14/6).

JAKARTA -- Pengelola Kota Tua, Jakarta Barat, menyampaikan strateginya dalam mengajak anak muda melestarikan budaya tradisional, khususnya Betawi, dengan memperbanyak spot foto.

"Anak muda itu suka yang pertama gratis, spot fotonya bagus, mudah sampai aksesnya, dan konten viral," kata Kepala Unit Pengelola Kawasan Kota Tua Jakarta, Bapak Denny Aputra saat ditemui di Kota Tua Jakarta, Minggu.

Denny mengatakan ada banyak cara mengenalkan sejarah dan asal-usul Betawi untuk mempertahankan identitas budaya salah satu suku di Kota Jakarta.

Diharapkan dengan pengenalan Budaya Betawi kepada anak muda untuk tetap dilestarikan dan tak ditinggalkan mengingat itu salah satu bagian Kota Jakarta.

Salah satunya, mengenalkan wisata Kota Tua kepada anak muda melalui konten viral yang ada di media sosial.

"Anak-anak zaman sekarang saya lihat adalah orang yang mencampurkan gaya baik dari pengaruh media sosial, budaya luar negeri, dan hanya sering mengenal saja. Nah, inilah peran kita mengajak mereka," ucap dia.

Pihaknya menawarkan beragam tempat di Kota Tua yang direkomendasikan bagi anak muda seperti rumah hantu, kafe jamu aracaki hingga es krim Tianlala.

Selain itu, kawasan Kota Tua juga rutin menggelar berbagai kegiatan budaya dan komunitas, termasuk acara "Berkain" yang mengajak masyarakat mengenakan kain tradisional saat berkunjung ke museum dan ruang publik di kawasan tersebut.

Melalui berbagai aktivitas tersebut, pengelola berharap generasi muda tidak hanya datang untuk berwisata atau berburu foto, tetapi juga memahami sejarah Jakarta serta mengenal lebih dekat budaya Betawi yang menjadi bagian dari perjalanan panjang kota tersebut.

Pada akhir pekan, jumlah pengunjung Kota Tua dapat mencapai 10 ribu hingga 20 ribu orang per hari, sementara pada musim libur jumlahnya dapat meningkat lebih tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PLN Bangun Generasi Peduli Masa Depan

45 menit yang lalu | Diapari S

Megapolitan
PLN Bangun Generasi Peduli ...
Olahraga
Alwi Farhan Juarai Australi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.