Momen HUT Semarang ke-479, Wali Kota Ajak Warga Hargai Jasa Para Pemimpin Terdahulu
📅 Minggu, 19 Apr 2026, 05:00 WIB | Oleh: Yebdi TrismarWali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilepaskan dari jasa para pemimpin pendahulunya, termasuk Kota Atlas.
"Tugas kita hari ini adalah melanjutkan dengan integritas dan keberpihakan kepada masyarakat," katanya, di Semarang, Sabtu.
Menurut dia, wujud penghormatan atas jasa pemimpin pendahulu, salah satunya adalah berziarah ke makam mendiang para pemimpin Kota Semarang.
Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-479 Kota Semarang, Pemerintah Kota Semarang menggelar kegiatan ziarah ke makam pemimpin pendahulu.
Sebagaimana dengan tahun-tahun sebelumnya, ziarah dilakukan di beberapa lokasi, yakni Kota Semarang, Kabupaten Klaten, dan DKI Jakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seluruh jajaran pimpinan daerah, mulai wali kota, wakil wali kota, penjabat (Pj) sekretaris daerah, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dibagi di tiga titik tersebut.
Agustina selalu wali kota memimpin ziarah ke makam Wali Kota Semarang pertama, yakni RM. HM Moch Ichsan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta Selatan.
Kegiatan diawali dengan ziarah, pembacaan doa, serta tabur bunga, dan dilanjutkan ramah tamah di kediaman keluarga almarhum.
"Ziarah ini menjadi simbol penghormatan terhadap sosok perintis pemerintahan Kota Semarang," kayanya.
Wawali Kota Semarang Iswar Aminuddin berziarah ke makam Bupati Semarang Ki Ageng Sunan Pandanaran II, di Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten.
Ziarah serentak juga dilaksanakan di empat titik di Kota Semarang yang dipimpin oleh Pj Sekda Kota Semarang, Budi Prakosa yakni Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal Semarang,
Kemudian, makam mantan Wali Kota Semarang periode 1990–2000 Kolonel Purn. Soetrisno Suharto, di TPU Jl. Rorojonggrang, Kecamatan Semarang Barat,
Serta, makam Kyai Kanjeng Raden Adipati Surohadimenggolo V di kawasan Masjid Terboyo, dan makam Ki Ageng Sunan Pandanaran I di kawasan Mugassari.
Agustina menegaskan bahwa ziarah yang dilaksanakan bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum reflektif untuk meneguhkan arah pembangunan kota.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!