Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Danantara dan Kemdiktisaintek Perkuat Riset Industri Semikonduktor

📅 Sabtu, 14 Mar 2026, 16:12 WIB | Oleh:
Danantara dan Kemdiktisaintek Perkuat Riset Industri Semikonduktor Doc: antara foto
Ket. workshop bertajuk "Percepatan Pengembangan Ekosistem Industri dan Riset Semikonduktor Nasional",

JAKARTA - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan memperkuat fondasi riset dan ekosistem industri semikonduktor nasional dari hulu hingga hilir.

Kedua pihak berkolaborasi menggelar workshop bertajuk "Percepatan Pengembangan Ekosistem Industri dan Riset Semikonduktor Nasional", yang mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, serta pelaku industri, untuk menyusun arah pengembangan yang lebih terintegrasi.

Chief Technology Officer (CTO) Danantara Sigit Puji Santosa dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, menegaskan bahwa momentum pengembangan semikonduktor nasional justru terbuka lebar di tengah lahirnya babak baru industri global.

“Tidak ada kata terlambat dalam membangun industri semikonduktor nasional. Saat ini dunia memasuki babak baru, khususnya pada pengembangan AI chip. Ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk masuk pada momentum yang tepat dengan landasan kolaborasi, penguatan talenta, dan pengembangan produk yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Sigit.

Menurut dia, pengembangan ekosistem semikonduktor nasional membutuhkan orkestrasi yang kuat, mulai dari penetapan daftar produk prioritas, desain, kesiapan fabrikasi, pengembangan SDM, hingga penyusunan model bisnis dan valuasi ekonomi.

Dalam kesempatan sama, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan bahwa pemerintah siap mendukung penuh dari sisi regulasi dan standardisasi agar pengembangan semikonduktor nasional bergerak cepat menuju tahap komersial.

“Yang kita butuhkan sekarang adalah kejelasan produk prioritas, desain, roadmap, dan pembagian peran yang terorkestrasi dengan baik,” ujar Brian.

Ia memastikan, pemerintah akan mendukung dari sisi regulasi dan standardisasi, sementara industri perlu berada di garda depan karena yang sedang dibangun bukan lagi semata proyek riset, melainkan proyek investasi yang harus menghasilkan produk yang layak secara ekonomi dan memungkinkan secara komersial.

Menurutnya, pengembangan industri semikonduktor nasional memerlukan kerja sama erat lintas pemangku kepentingan.

“Perguruan tinggi dan lembaga penelitian diharapkan tetap menjadi sumber inovasi dan penguatan basis teknologi, sementara industri memegang peran penting dalam mengarahkan kebutuhan pasar, mempercepat adopsi, dan memastikan bahwa inovasi yang dikembangkan benar-benar memiliki kelayakan ekonomi,” ujar Brian.

Penguatan ekosistem ini sejalan dengan langkah Indonesia dalam membangun fondasi industri semikonduktor nasional melalui kemitraan strategis dengan industri global.

Kolaborasi kedua pihak bertujuan memperkuat kapabilitas nasional dalam rantai nilai semikonduktor, khususnya pada penguasaan desain chip dan pengembangan produk, sekaligus membuka ruang penguatan kapasitas dan kompetensi talenta semikonduktor di lingkungan industri maupun perguruan tinggi Indonesia.

Kegiatan workshop ini, menargetkan tiga output utama, diantaranya penetapan produk semikonduktor prioritas, penyusunan rencana pengembangan talenta, serta perumusan peta jalan kolaborasi lima tahun untuk mempercepat hilirisasi serta penguatan ekosistem semikonduktor nasional.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk mempercepat lahirnya produk-produk semikonduktor unggulan Indonesia yang siap masuk ke tahap pengembangan lanjutan, industrialisasi, dan pemanfaatan nyata di sektor-sektor strategis nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.