Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Siasat Jitu Wakil Bupati Magetan Selamatkan Anak-Anak dari Kecanduan Gawai Lewat Egrang

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 21:52 WIB | Oleh:
Siasat Jitu Wakil Bupati Magetan Selamatkan Anak-Anak dari Kecanduan Gawai Lewat Egrang Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kab Magetan
Ket. Sejumlah peserta mengikuti lomba egrang yang merupakan salah satu dari rangkaian event Festival Bambu tahun 2026 di Stadion Yosonegoro, Magetan, Jatim, Minggu (14/6).

MAGETAN - Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menggencarkan sirkulasi penataan hulu karakter generasi muda melalui pembukaan kompetisi olahraga tradisional egrang dalam rangkaian Festival Bambu 2026 di Stadion Yosonegoro, Magetan, Jawa Timur, Minggu (14/6). 

Pihaknya memberikan acungan jempol atas terselenggaranya lomba egrang yang digelar oleh Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Magetan. Menurutnya egrang bukan hanya permainan, melainkan juga sarana edukasi karakter untuk anak yang sarat filosofi hidup.

"Egrang ini untuk membentuk, melatih, dan menemukan lagi karakter penting seperti kegigihan, pantang menyerah, ketahanan fisik yang sehat, dan perjuangan," ujarnya saat membuka lomba Egrang 2026 di Stadion Yosonegoro Magetan,Jatim, Minggu.

Ia menilai permainan egrang mengajarkan banyak hal penting dalam kehidupan. Untuk bisa berjalan di atas bambu, anak-anak butuh keseimbangan, keuletan, ketelatenan, dan kesabaran.

"Ini adalah cara luar biasa untuk mengenalkan kembali identitas budaya kita," katanya.

Ia juga menyoroti keterkaitan perlombaan tersebut dengan potensi ekonomi lokal, yakni bahan egrang dari bambu yang merupakan komoditas Magetan. Pelaksanaan lomba egrang dinilai sejalan dengan kampanye pemanfaatan bambu di Magetan yang bernilai ekonomi tinggi.

Sementara, Ketua KORMI Magetan Yok Sujarwadi mengatakan perlombaan egrang tersebut digelar untuk menghidupkan kembali kekayaan permainan tradisional.

"Kami ingin mengangkat kembali egrang di kalangan generasi muda. Selain egrang, KORMI juga menaungi olahraga tradisional lain seperti layang-layang, gobak sodor, tarik tambang, hingga komunitas sepeda tua (KOSTI), dan tarung bebas," katanya.

Selain mengajarkan nilai-nilai karakter yang baik, kegiatan fisik dari egrang tersebut juga dirancang sebagai penyeimbang di era digital yang membuat anak-anak cenderung kecanduan gawai.

Pihaknya sangat senang melihat antusiasme yang tinggi dari para peserta yang merupakan anak jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Magetan.

"Melalui kegiatan ini, intinya, kami ingin olahraga tradisional dapat bangkit kembali," katanya.

Acara yang meriah tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Magetan, Bunda PAUD Magetan dengan didampingi oleh Ketua KORMI Magetan, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Magetan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Gubernur DKI Targetkan Peng...
Megapolitan
PT KAI Tambah Frekuensi Per...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wamenekraf: Industri Esports Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Ekraf Nasional

Wamenekraf: Industri Esports Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Ekraf Nasional

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.