Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Pilih 10 UMKM Terbaik di Pertapreneur 2025–2026, Siap Tembus Pasar Global

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 16:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertamina Pilih 10 UMKM Terbaik di Pertapreneur 2025–2026, Siap Tembus Pasar Global Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - UMKM peserta program Pertamina Pertapreneur Aggregator (PAG) 2025-2026.

Jakarta - PT Pertamina (Persero) menetapkan 10 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terbaik dalam ajang Pertapreneur Aggregator (PAG) 2025-2026.

Vice President CSR and SMEPP Management Pertamina Rudi Ariffianto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (14/6), mengatakan ke-10 UMKM terbaik itu menunjukkan kinerja bisnis unggul, berdampak sosial terukur, dan kesiapan bersaing di pasar global.

"Pertapreneur Aggregator merupakan program pengembangan UMKM yang mencetak pelaku usaha sebagai agregator, yaitu penggerak ekosistem yang mampu membuka akses pasar, membangun kolaborasi, serta memberdayakan UMKM lain agar tumbuh dan naik kelas bersama," katanya menjelaskan. 

Program itu menjaring 100 UMKM terbaik dari 730 peserta UMK Academy 2025 yang lolos tahap nasional di berbagai daerah di Indonesia.

Melalui proses screeningdeep dive interviewbootcampmentoringbusiness acceleration, visitasi lapangan, monitoring objective key results (OKR), hingga market access global, Pertamina menyeleksi 10 champion atau UMKM terbaik yang dinilai memiliki kapasitas bisnis, dampak, dan potensi pengembangan terbaik.

Selanjutnya, berdasarkan hasil penilaian aspek performa bisnis, akses pasar, dampak agregator, brand visibility, dan kesiapan eksekusi, Novio Fresh meraih predikat PAG Integrated Market Access Champion sekaligus menjadi champion terbaik Pertapreneur Aggregator 2025-2026.

Sementara itu, Rendang Gadih dan Imago Raw Honey menempati posisi kedua dan ketiga.

Rudi menyampaikan ajang Pertapreneur Aggregator merupakan wujud komitmen Pertamina dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui UMKM yang inovatif, berkelanjutan, dan berdampak luas.

"Kami ingin melahirkan UMKM yang tidak hanya bertumbuh secara bisnis, tetapi juga mampu menjadi penggerak yang memberdayakan UMKM lain dan menciptakan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," ujar dia.

Sepanjang program, peserta memperoleh pendampingan pada aspek strategi bisnis, pemasaran, keuangan, ESG, digitalisasi, hingga ekspansi pasar.

Seluruh champion juga mendapatkan sertifikasi business acceleration, pendampingan asesor, dan dashboard monitoring berbasis OKR untuk mendukung pertumbuhan usaha yang lebih terukur.

Dari sisi dampak, program mencatat rata-rata nilai social return on investment (SROI) sebesar 2,21, yang berarti setiap Rp1 investasi mampu menghasilkan Rp2,21 manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Untuk mendukung keberlanjutan usaha, lanjut Rudi, Pertamina juga menyalurkan hibah sarana produksi senilai Rp495 juta, terdiri atas Rp345 juta untuk 10 champion dan Rp150 juta untuk 20 UMKM semifinalis.

Selain itu, Pertamina turut membuka akses pasar internasional melalui market insight dan business matching bersama Atase Perdagangan Republik Indonesia di Malaysia dan Brussels, Belgia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Luar Negeri
IAEA Temukan Berton-Ton Mat...
Luar Negeri
Russia dan Ukraina Saling T...
Luar Negeri
Seoul Galakkan Konsep Kota ...
Megapolitan
22 Sekolah Harus Direhabili...
Megapolitan
Investasi Tangerang Terting...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.