Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Patra Niaga Libatkan Masyarakat Olah Sampah dan Limbah Jadi Nilai Tambah

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 13:05 WIB | Oleh:
Pertamina Patra Niaga Libatkan Masyarakat Olah Sampah dan Limbah Jadi Nilai Tambah Doc: antara foto
Ket. Libatkan masyarakat olah limbah dan sampah.

JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga melibatkan masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan untuk mengolah sampah dan limbah menjadi bernilai tambah.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (14/6), mengatakan pihaknya berkomitmen kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, melalui aktivitas di berbagai wilayah operasional.

Menurut dia, salah satu komitmen tersebut diimplementasikan melalui program community involvement and development di berbagai wilayah operasi, seperti Dumai, Riau; Kasim, Papua Barat Daya; dan Makassar, Sulsel.

"Kami menggandeng masyarakat sekitar wilayah operasi untuk mengolah sampah dan limbah rumah tangga yang bukan hanya memberikan kontribusi positif pada kelestarian alam, tapi juga bentuk pemberdayaan masyarakat jangka panjang," ujar Roberth.

Di Kelurahan Tanjung Palas, Riau, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menginisiasi Posyandu Sehati yang menukar minyak jelantah dengan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan balita.

Di wilayah yang sama, Kelompok Wirani Rejosari juga aktif mengolah sampah organik menjadi pupuk cair organik.

Di Papua Barat Daya, pengolahan sampah organik dilakukan Kilang Kasim di Kampung Malabam, Seget, Sorong, yang mana melalui program MOI (Mandiri, Optimal, dan Integrasi), Kelompok Tani Wahimu mengolah sampah organik dari sisa makanan dan hasil panen sayuran menjadi pakan babi milik Kelompok Ternak Kamisalun.

Selanjutnya, kotoran babi diolah kembali menjadi pupuk organik untuk mendukung pertanian Kelompok Tani Wahimu.

Komitmen terhadap lingkungan dan pemberdayaan masyarakat juga diwujudkan melalui Program Kampung BERLIAN yang dijalankan Integrated Terminal Makassar bersama masyarakat Kelurahan Tamalabba.

Program ini menjadi solusi atas tingginya timbulan sampah rumah tangga melalui pendekatan terintegrasi, mulai dari pemilahan sampah, budi daya maggot melalui Tamalabba Organic Center (TOC), pengelolaan bank sampah Tasberlin, hingga pengembangan pertanian urban berbasis hidroponik, aquaponik, dan budi daya ikan.

Kini, Kampung BERLIAN mampu mereduksi sampah rumah tangga hingga 6,7 ton per bulan, memanfaatkan minyak jelantah sebanyak 4 liter/bulan, dan menghemat energi sebesar 4.380 kWh melalui pemanfaatan energi surya pada sistem hidroponik.

Program ini juga menghasilkan nilai social return on investment (SROI) sebesar 1,50 kali yang berarti setiap Rp1 investasi perusahaan menghasilkan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan senilai Rp1,50 bagi masyarakat.

"Dengan capaian nyata berupa pengurangan sampah, pengelolaan limbah yang lebih produktif, dan keterlibatan aktif masyarakat, inisiatif ini menjadi bukti bahwa pengelolaan lingkungan dapat menjadi motor penggerak keberlanjutan di tingkat lokal," ujarnya.

Roberth menambahkan pengelolaan sampah yang baik bukan hanya menjadi solusi lingkungan, tetapi juga fondasi bagi masa depan yang lebih berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
IHSG Hari Ini Bergerak Turu...
Luar Negeri
Trump Bantah Pernyataan Dub...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.