Beijing Tak Terima Perusahaan Tiongkok Masuk Daftar Hitam Pentagon
📅 Minggu, 14 Jun 2026, 11:00 WIB | Oleh: Tim PenulisBEIJING — Tiongkok dengan tegas menentang tindakan AS yang memasukkan sejumlah perusahaan terkemuka negara itu ke dalam daftar hitam Pentagon. Langkah tersebut dinilai mengabaikan konsensus yang dicapai selama pertemuan puncak Presiden AS Donald Trump dengan pemimpin Xi Jinping bulan lalu.
Pada hari Senin (8/6), Pentagon menambahkan beberapa perusahaan Tiongkok, termasuk produsen kendaraan listrik BYD, rakasasa teknologi Allibaba dan Baidu, ke dalam daftar yang bertujuan untuk mengidentifikasi perusahaan-perusahaan yang dianggap memiliki hubungan dengan militer Tiongkok, sehingga mencegah mereka mendapatkan kontrak pertahanan AS.
Dengan menambahkan perusahaan-perusahaan ini ke dalam daftar, "pihak AS telah mengabaikan konsensus yang dicapai selama pertemuan antara kepala negara kedua negara di Beijing," kata juru bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok dalam sebuah pernyataan, Sabtu (13/6) yang dikutip Associated Press.
Juru bicara itu menambahkan, AS telah “mengabaikan kepentingan keseluruhan hubungan ekonomi dan perdagangan bilateral, terus-menerus menggeneralisasi konsep keamanan nasional, dan menyalahgunakan kekuasaan negara untuk menekan perusahaan-perusahaan Tiongkok secara tidak adil.”
BYD, Alibaba, dan Baidu sebelumnya mengatakan tidak ada dasar untuk memasukkan mereka ke dalam daftar tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada pertengahan Mei, Trump mengunjungi Beijing dalam pertemuan puncak yang sangat dinantikan dengan Xi Jinping. Kedua pemimpin sepakat untuk meningkatkan hubungan ekonomi antar negara, termasuk pembelian lebih banyak produk pertanian AS dan pesawat Boeing oleh Tiongkok, serta pembentukan badan perdagangan dan investasi terpisah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!