Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Piala Dunia, Kanada Coba Atasi Bosnia Guna Mempermudah Kelolosan Fase Grup

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 06:44 WIB | Oleh:

Sejak menukangi Kanada setelah malang melintang di level klub, termasuk bersama Leeds United dan RB Leipzig, Jesse Marsch telah membangun tim Kanada yang bermain sesuai dengan filosofi itu.

Para pemain Kanada bermain dengan intensitas tinggi, menekan lawan secara agresif untuk menguasai bola sekaligus mengendalikan ruang permainan. Ketika kehilangan penguasaan, mereka berupaya merebut bola kembali secepat mungkin sehingga ruang gerak lawan menyempit dan peluang untuk menciptakan kesempatan gol menjadi sangat terbatas.

Walau terlihat mengandalkan team-work, tetap saja Marsch akan sangat mengandalkan pemain Bayern Muenchen Alphonso Davies, Jonathan David yang menjadi anggota lini serang Juventus, dan gelandang Tajon Buchanan yang bermain untuk Villareal.

Namun Kanada saat ini harap-harap cemas karena Davies tengah berjuang melawan cedera sehingga Marsch mungkin akan terpaksa tak menurunkannya menghadapi Bosnia.

Tapi Marsch tak akan mengeluhkan keadaan ini, apalagi belakangan ini Kanada telah bertarung sebagai tim yang kompak yang tak tergantung pada satu pemain, sehingga sulit dikalahkan lawan.

Buktinya bisa dilihat dari enam pertandingan terakhir mereka melawan Venezuela, Guatemala, Islandia, Tunisia, Uzbeksitan, dan Irlandia.

Mereka tak pernah kalah dalam enam laga itu, bahkan mengalahkan Venezuela, Guatemala, dan Uzbekistan.

Masalahnya, catatan serupa juga digenggam Bosnia. Bahkan pasukan Sergej Barbarez sebagian besar melakukan hal itu dalam laga-laga kompetitif.

Mereka seri melawan Panama dan Makedonia Utara dalam laga persahabatan serta Austria pada kualifikasi Piala Dunia 2026.

Tiga pertandingan lain yang juga dalam kualifikasi Piala Dunia melawan Rumania, Wales dan Italia, berhasil mereka menangkan, walau dua di antaranya ditentukan dari adu penalti.

Lebih ketat

Dengan profil dan catatan relatif seimbang ini, pertandingan Kanada melawan Bosnia akan berjalan lebih ketat, ketimbang laga pembuka Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Afrika Selatan yang dimenangkan Meksiko 2-0.

Yang pasti, pertandingan ini harus mereka menangkan agar jalan ke depan semakin mudah untuk dilalui.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Son Siap Pimpin Korea Menghadapi Ceko

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Son Siap Pimpi...
Megapolitan
Kebakaran Landa Dua Area Ja...

Rupiah Masih Tertekan, 12 Juni 2026

50 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Masih Tertekan, 12 J...
Ekonomi
Sentimen Eksternal Dominan,...
Megapolitan
Ayo ke Jakarta Fair, Membid...
Megapolitan
Efek Domino Korupsi MBG, Ka...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.