Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

NTB Makin Ramah Kendaraan Listrik, Aktivitas SPKLU Tumbuh Signifikan

4 Jumat, 12 Jun 2026, 18:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
NTB Makin Ramah Kendaraan Listrik, Aktivitas SPKLU Tumbuh Signifikan NTB Makin Ramah Kendaraan Listrik, Aktivitas SPKLU Tumbuh Signifikan Doc: ANTARA/ HO-Humas PLN UID Aceh.
Ket. Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

MATARAM – Peningkatan penggunaan kendaraan listrik menunjukkan adanya pergeseran pola konsumsi transportasi menuju teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Tren ini didorong oleh semakin beragamnya pilihan kendaraan, pembangunan infrastruktur pengisian daya, serta insentif yang diberikan pemerintah.

Dari sisi ekonomi, adopsi kendaraan listrik berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan menekan impor energi.

Namun, keberlanjutan pertumbuhannya tetap bergantung pada kesiapan ekosistem pendukung, termasuk pasokan baterai, jaringan pengisian daya, serta daya beli masyarakat terhadap teknologi baru tersebut.

Pertumbuhan dan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Nusa Tenggara Barat melonjak drastis hingga 8 kali lipat seiring meningkatnya keberadaan kendaraan listrik di wilayah itu.

General Manager PLN Wilayah NTB, Sri Heny Purwanti mengakui jumlah pendirian SPKLU di NTB baik di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa meningkat dari 38 unit kini menjadi 51 unit di tahun 2026.

"Jadi luar biasa kenaikannya ya sejak setahun terakhir dari 2025 ke 2026," ujarnya pada wartawan usai sosialisasi dan edukasi penggunaan SPKLU di Kantor Gubernur NTB di Mataram, Jumat (12/6).

Ia menyebutkan berdasarkan catatan PLN NTB, jumlah kendaraan listrik yang memanfaatkan pelayanan SPKLU di NTB saat ini di atas 500 unit lebih.

"Dari 4.000 KW jadi 32 ribu KW, sehingga ada peningkatan 8 kali lipat pemanfaatan SPKLU di NTB," kata Heny.

Heny mengatakan SPKLU ini tersebar hampir merata di kabupaten/kota di NTB, baik yang ada di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

"Jadi, kalau kepengin tahu lokasinya di mana saja, sudah tersedia aplikasi PLN Mobile. Nanti tinggal masyarakat mencari lokasinya di mana aja," terangnya.

Ia mencontohkan masyarakat yang ingin berpergian ke Kabupaten Lombok Timur nanti langsung terlihat lokasi SPKLU, begitu juga berapa jumlah kendaraan yang mengantri pengisian di SPKLU.

"Jadi, sampai begitu petunjuk yang diberikan melalui PLN Mobile tersebut," ujar Heny.

Selain itu, kata Heny, pihaknya juga memiliki aplikasi robotik untuk memantau atau mengawasi SPKLU yang mengalami gangguan pelayanan

"Jadi, setiap informasi gangguan SPKLU disampaikan melalui aplikasi robotik dan kami juga sudah memiliki tim untuk melakukan perbaikan ketika terjadi kendala," ucapnya.

Menurutnya dalam satu SPKLU terdiri dari dua nozel (konektor) pengisian. SPKLU terdiri 4 jenis pengisian daya (charging) untuk mobil listrik. Di antaranya standar charging untuk 2-7 KW Membutuhkan waktu sekitar 8-12 jam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Tahun Depan Seluruh OPD Bogor Sudah Digitalisasi

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tahun Depan Seluruh OPD Bog...
Olahraga
Djokovic Mulai Pulih dari M...
Olahraga
West Ham Pecat Nuno Espirit...
Luar Negeri
Korea Utara Murka Menolak T...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.