Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Daya Beli Melemah, Penguatan UMKM Kian Mendesak

4 Rabu, 04 Nov 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Daya Beli Melemah, Penguatan UMKM Kian Mendesak Daya Beli Melemah, Penguatan UMKM Kian Mendesak Doc: antara
Ket. Pemberdayaan UMKM - Pemerintah Diminta Jaga Daya Beli

Penguatan UMKM perlu dipercepat melalui akses pembiayaan, pasar, teknologi, dan pendampingan untuk meningkatkan produktivitas serta pendapatan masyarakat.

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggratiskan keanggotaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas akses dan meningkatkan kapasitas usaha. Namun, kebijakan tersebut harus disertai pendampingan konkret agar UMKM tidak sekadar menjadi anggota, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas dan naik kelas.

Upaya itu dinilai semakin penting di tengah pelemahan daya beli dan perlambatan konsumsi rumah tangga. Penguatan UMKM melalui akses pembiayaan, pasar, teknologi, dan pendampingan diharapkan dapat mendorong produktivitas, menciptakan lapangan kerja, serta menopang pendapatan masyarakat.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengatakan keanggotaan gratis tersebut bertujuan memperluas partisipasi UMKM dalam organisasi yang menaungi pengusaha dari berbagai skala usaha.

"Kami memastikan bahwa UMKM itu ketika nanti menjadi anggota Kadin itu gratis," kata Anindya di Jakarta, Selasa (3/11), setelah berdiskusi dengan Menteri UMKM Maman Abdurrahman.

Menurut Anindya, keanggotaan Kadin diharapkan membuka akses UMKM terhadap perbankan, pasar, teknologi, dan fasilitas pendukung usaha lainnya.

"Tujuannya ialah untuk mereka mempunyai kapasitas lebih mendapatkan akses ke perbankan, akses pasar, akses teknologi, dan lainnya," ujarnya.

Ia menilai penguatan kapasitas UMKM turut mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, Kadin berkomitmen berperan melalui advokasi kebijakan, pendampingan, dan pembinaan pelaku usaha.

Pada kesempatan itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman berharap revisi Undang-Undang tentang Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dapat mengakomodasi kepentingan serta kebutuhan pelaku UMKM.

"Kami bersama-sama dengan kementerian lainnya akan ikut untuk mendorong ini (Revisi UU Kadin) agar sejalan dengan kepentingan dan kebutuhan dari teman-teman usaha mikro, kecil dan menengah," kata Maman.

Menurut Maman, revisi UU Kadin menjadi salah satu upaya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi sebagaimana diharapkan Presiden Prabowo. Kementerian UMKM juga akan mendukung percepatan pembahasan regulasi tersebut bersama Kadin dan kementerian terkait.

"Termasuk mikro, kecil dan menengah, serta yang besar. Itu semangat dan tujuannya," ujarnya.

Daya Beli

Penguatan UMKM juga berkaitan erat dengan upaya menjaga daya beli masyarakat. Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) M Rizal Taufikurahman menilai konsumsi rumah tangga, khususnya kelompok menengah ke bawah, menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional pada semester II-2026.

“Pada kuartal III dan IV, pemerintah perlu fokus menjaga daya beli, terutama kelompok menengah bawah,” kata Rizal.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi rumah tangga tumbuh 5,06 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal II-2026. Angka tersebut melambat dibandingkan pertumbuhan kuartal I-2026 yang mencapai 5,52 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Nasional
Daya Beli Melemah, Penguata...

Anggaran Perumahan Jakarta Disiapkan Rp1,54 Triliun

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Anggaran Perumahan Jakarta ...
Megapolitan
Kabupaten Bogor Dapat 1.200...

Peluang Kerja Membludak Sampai 83.300 Lowongan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Peluang Kerja Membludak Sam...

Tahun Depan Seluruh OPD Bogor Sudah Digitalisasi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tahun Depan Seluruh OPD Bog...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.