Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

'Kalau Bisa Bilang Bisa, Jangan Gantung Investor!' Bupati Bogor Semprot OPD Soal Izin

4 Rabu, 04 Nov 2026, 00:40 WIB | Oleh:
'Kalau Bisa Bilang Bisa, Jangan Gantung Investor!' Bupati Bogor Semprot OPD Soal Izin 'Kalau Bisa Bilang Bisa, Jangan Gantung Investor!' Bupati Bogor Semprot OPD Soal Izin Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin Rapat Forum Tata Ruang Pemerintah Kabupaten Bogor di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/11).

KABUPATEN BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa proses perizinan investasi di Kabupaten Bogor tidak boleh lagi dibiarkan berlarut-larut tanpa kepastian hukum bagi para pemohon. 

Rudy saat memimpin Rapat Forum Tata Ruang Pemerintah Kabupaten Bogor di Cibinong, Selasa (3/11), meminta seluruh perangkat daerah memberikan kepastian sejak awal terhadap setiap permohonan perizinan, baik yang dapat diproses maupun yang tidak memenuhi ketentuan.

"Kalau bisa sampaikan bisa, kalau tidak bisa sampaikan tidak bisa karena aturan. Begitu juga ketika ada pengembang mengajukan perizinan, sejak awal harus dievaluasi dan disampaikan tahapan apa saja yang harus dipenuhi. Kita bantu dan pandu agar prosesnya berjalan cepat," kata Rudy.

Ia menyoroti masih adanya proses perizinan yang membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan tanpa kepastian penyelesaian. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat investasi sekaligus memengaruhi kepercayaan pelaku usaha terhadap pelayanan pemerintah daerah.

Menurut dia, setiap perangkat daerah harus mampu memberikan penjelasan secara terbuka mengenai persyaratan administrasi, tahapan pengurusan, serta kendala yang dihadapi pemohon.

Dengan demikian, pengembang maupun investor dapat mengetahui langkah yang harus ditempuh tanpa harus menunggu terlalu lama untuk mendapatkan keputusan.

Rudy menegaskan percepatan pelayanan bukan berarti mengabaikan ketentuan hukum. Seluruh proses perizinan harus tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Proses perizinan tidak perlu menunggu arahan khusus, karena pedomannya sudah jelas, yaitu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya.

Selain menuntut percepatan pelayanan, Rudy juga menyoroti belum optimalnya pelaporan perkembangan perizinan oleh organisasi perangkat daerah (OPD).

Ia mengungkapkan selama hampir satu tahun belum menerima laporan berkala mengenai jumlah perizinan yang telah diterbitkan maupun permohonan yang masih dalam proses.

Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah memperbarui data perizinan secara konsisten melalui sistem yang tersedia, termasuk Online Single Submission (OSS), sehingga setiap tahapan dapat dipantau dan dievaluasi.

"Saya ingin mengetahui apa saja yang sudah selesai, apa yang masih dalam proses, serta kendala apa yang harus segera kita selesaikan. Jangan sampai sistem yang seharusnya mempermudah pengawasan justru tidak memberikan informasi karena tidak diperbarui," katanya.

Rudy menilai kepastian hukum dan kemudahan pelayanan menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya tarik Kabupaten Bogor sebagai tujuan investasi.

Menurut dia, pengalaman positif investor dalam mengurus perizinan dapat membangun kepercayaan dunia usaha sekaligus mendorong masuknya investasi baru ke daerah.

Melalui Forum Tata Ruang, ia meminta koordinasi antarperangkat daerah diperkuat agar berbagai hambatan perizinan dapat segera diselesaikan dan tidak ada lagi permohonan yang berjalan tanpa kepastian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Nasional
Daya Beli Melemah, Penguata...

Anggaran Perumahan Jakarta Disiapkan Rp1,54 Triliun

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Anggaran Perumahan Jakarta ...
Megapolitan
Kabupaten Bogor Dapat 1.200...

Peluang Kerja Membludak Sampai 83.300 Lowongan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Peluang Kerja Membludak Sam...

Tahun Depan Seluruh OPD Bogor Sudah Digitalisasi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tahun Depan Seluruh OPD Bog...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.