Titiek Soeharto Minta Swasembada Bawang Putih Bisa Secepatnya dan tanpa Impor
📅 Kamis, 11 Jun 2026, 05:15 WIB | Oleh: SriyonoIa optimistis target itu dapat diwujudkan dengan dukungan anggaran dan pengembangan sentra produksi.
Menurut Amran, tantangan utama pengembangan bawang putih terletak pada karakteristik benih yang memiliki masa dormansi cukup panjang, yakni sekitar enam hingga delapan bulan. Kondisi itu membuat proses peningkatan produksi tidak dapat berlangsung secepat komoditas lain seperti padi.
Amran menjelaskan pemerintah telah menugaskan sejumlah daerah sebagai pusat pengembangan benih bawang putih, antara lain Sembalun di Nusa Tenggara Barat, Temanggung di Jawa Tengah, dan Humbang Hasundutan di Sumatera Utara.
Dengan penguatan sentra benih dan perluasan areal tanam yang ditargetkan mencapai 18.000 hektare pada tahun depan, pemerintah berharap target swasembada bawang putih dalam tiga hingga lima tahun dapat tercapai.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tiga tahun paling cepat, paling lambat lima tahun. Karena yang masa dorman masalahnya bu. Maaf, seandainya seperti padi, aku sanggup dua tahun (untuk swasembada bawang putih), tetapi dormannya bibit itu, tidurnya itu enam bulan bu, delapan bulan," kata Mentan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!