Menkes Ungkap Sektor Kesehatan Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru
📅 Kamis, 11 Jun 2026, 20:28 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut sektor kesehatan berpotensi menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional dan pencipta lapangan kerja. Menurut Budi, pemerintah perlu mendorong sektor berpertumbuhan tinggi untuk mendukung target ekonomi delapan persen Presiden Prabowo.
“Kita harus mengerahkan waktu dan tenaga kita untuk mengejar sektor-sektor yang pertumbuhannya di atas rata-rata pertumbuhan negara, kalau negara kan pertumbuhannya 5,6. Kalau kita ngejar yang 3 dinaikin 4, ya gimana bisa capai angka 8,” kata Budi Gunadi Sadikin saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Sosialisasi Ekonomi 2026 bersama BPS di kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis (11/6).
Menkes Budi mengatakan sektor kesehatan tumbuh lebih cepat dibandingkan ekonomi nasional, ditopang peningkatan kinerja jasa kesehatan dan farmasi. Sementara, Jasa kesehatan tumbuh 7,6 persen, farmasi 7,5 persen, sedangkan industri alat kesehatan mencapai pertumbuhan 12 persen.
“Capaian ini menunjukkan sektor kesehatan berpeluang besar menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Kalau industri kesehatan digarap dengan benar, target pertumbuhan ekonomi delapan persen akan semakin mudah dicapai,” kata dia.
Menkes Budi lalu mengajak pelaku usaha kesehatan berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan investasi dan ekspansi usaha. Langkah tersebut diharapkan mendukung target ekonomi delapan persen serta menyerap sekitar dua juta tenaga kerja tahunan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Industri kesehatan global ditopang farmasi, alat kesehatan, serta jasa kesehatan yang kontribusinya relatif seimbang. Data Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pengembangan industri kesehatan nasional lebih tepat,” ucap Menkes. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!