Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KSBN: Bahasa Daerah Terancam Punah, Pelestarian Jadi Tanggung Jawab Bersama

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 19:57 WIB | Oleh:
KSBN: Bahasa Daerah Terancam Punah, Pelestarian Jadi Tanggung Jawab Bersama Doc: KSBN
Ket. Ketua Umum DPP KSBN, Mayor Jenderal TNI (Purn) Drs Hendardji Soepandji, SH

JAKARTA - Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) mengingatkan pentingnya menjaga bahasa daerah di Indonesia. Upaya tersebut diperlukan untuk mencegah hilangnya identitas budaya lokal.

Ketua Umum DPP KSBN Mayjen TNI (Purn) Hendardji Soepandji mengatakan Indonesia memiliki sekitar 800 bahasa daerah. Kekayaan tersebut harus dipertahankan melalui penggunaan aktif di masyarakat.

"Bahasa daerah harus terus digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Jika ditinggalkan, kita sendiri yang akan merugi," kata Hendardji, Rabu (10/6).

Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya menjadi tugas pemerintah dan organisasi. Masyarakat juga memiliki tanggung jawab menjaga warisan budaya daerahnya.

Hendardji menilai promosi budaya perlu dilakukan secara aktif oleh masyarakat. Langkah itu penting agar budaya Indonesia tidak mudah diklaim pihak lain.

"Kita harus proaktif memperkenalkan budaya sendiri kepada dunia. Jangan hanya bereaksi ketika budaya diklaim pihak lain," kata dia.

Ia menambahkan KSBN akan mengajak daerah menghidupkan kembali penggunaan bahasa lokal. Upaya itu menjadi bagian dari agenda pelestarian budaya nasional.

Warga dari Kutai Barat, Haryanto, menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi bahasa daerah. Ia menilai jumlah penutur beberapa bahasa lokal terus berkurang.

"Saya prihatin karena penutur bahasa daerah semakin sedikit. Beberapa bahasa bahkan terancam punah," ujar Haryanto. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.