Kemendikdasmen: 57 Siswa Asli Papua Pegunungan Lulus SMA di Jawa-Bali
📅 Kamis, 11 Jun 2026, 09:09 WIB | Oleh: Tim PenulisWAMENA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) menyebut 57 pelajar asli Papua Pegunungan Papeg telah menyelesaikan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pulau Jawa dan Bali.
Sebanyak 57 siswa afirmasi dari tujuh kabupaten di wilayah Papua Pegunungan memperoleh Program Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) Puslapdik Kemendikdasmen RI selama tiga tahun di Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali, periode 2023–2026.
“Kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, anak-anak asli Papua Pegunungan yang masuk dalam Program Adem bisa menyelesaikan studi dengan baik dan tepat waktu di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Bali,” kata Delegasi Puslapdik Kemendikdasmen RI, Setyo Utomo, di Wamena, Rabu (10/6).
Dia menyebut 57 siswa asli Papua Pegunungan yang mengikuti Program Adem tersebar di tiga daerah yakni Jawa Timur (26 orang), Jawa Tengah (13 orang), dan Bali (18 orang).
“Kami tentu sangat berharap setelah menyelesaikan program studi di Pulau Jawa dan Bali, karakter, kedisiplinan, dan wawasan berpikir, bertambah baik dan menjadi generasi pembawa perubahan di wilayah Papua Pegunungan,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu Penjabat (Pj) Sekda) Papua Pegunungan Wasuk D Siep mengharapkan 57 anak-anak asli Papua Pegunungan yang telah menyelesaikan studi di Pulau Jawa dan Bali itu dapat melanjutkan ke jenjang strata satu (S1).
“Kami berharap 57 anak-anak tidak kembali saja begini, tetapi negara sekali lagi dapat menanggung mereka melanjutkan ke jenjang S1 melalui Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (Adik) yang dikhususkan bagi anak-anak di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T),” katanya.
Dia menambahkan 57 anak-anak ini merupakan potensi luar biasa bagi wilayah Papua Pegunungan, khususnya delapan kabupaten yakni Jayawijaya, Yahukimo, Nduga, Tolikara, Pegunungan Bintang, Lanny Jaya, Yalimo, dan Mamberamo Tengah.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami sangat berharap 57 anak-anak ini menjadi contoh bagi anak-anak seusianya di Papua Pegunungan, supaya dapat mengikuti jejak yang sama sehingga mereka menjadi generasi masa depan di Papua Pegunungan,” ujarnya.
Dia berharap anak-anak yang memperoleh kesempatan menempuh pendidikan di luar Papua supaya mendapatkan dukungan terutama dari keluarga.
“Kami berharap orang tua juga harus memberikan dukungan penuh kepada anak-anaknya yang memperoleh kesempatan sekolah di luar Papua. Mereka sekolah di luar Papua supaya mereka memiliki karakter, kepribadian, semangat dan pola pikir itu berubah untuk dapat memacu potensi yang ada dalam diri supaya lebih berkembang lagi,” katanya.
Delegasi Puslapdik Kemendikdasmen RI Setyo Utomo menyerahkan dokumen tertulis kepada Pj Sekda Papua Pegunungan Wasuok D Siap sebagai tandai penyerahan 57 pelajar tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!