Jelang SPMB 2026/2027, Disdik Aceh Tegaskan Kepsek SMA Wajib Taat Aturan.
📅 Kamis, 11 Jun 2026, 09:44 WIB | Oleh: Yebdi TrismarKepala Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh Murthalamuddin mengingatkan kepala cabang dinas dan kepala sekolah (kepsek) jenjang SMA di seluruh provinsi itu untuk patuh dan taat dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 yang dilakukan secara daring dan zonasi.
“Kepatuhan dan ketaatan terhadap penerimaan siswa baru secara daring dan menggunakan zonasi oleh seluruh sekolah di Aceh akan mampu mewujudkan transparansi dan akuntabilitas di sektor pendidikan,” kata Kepala Disdik Aceh Murthalamuddin di Banda Aceh, Rabu.
Ia menjelaskan kepatuhan dalam penerimaan siswa baru secara daring dan zonasi, juga bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pendidikan yang baik, dan memberikan kesempatan yang sama kepada semua pihak tanpa ada yang diistimewakan.
Menurut dia, apabila sekolah menerapkan aturan yang ada, maka akan mudah menjalankannya di lapangan. Namun apabila ada yang tidak taat pada aturan, maka mereka akan terbelenggu dan menjadi preseden buruk terhadap citra pendidikan di Aceh.
“Artinya, ketika sekolah menerapkan sistem penerimaan sesuai dengan aturan yang ada, maka tidak akan ada lagi pihak yang dapat mengintervensi dan meminta bantuan meluluskan siswa di sekolah-sekolah tertentu,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga mengatakan penerimaan siswa dengan sistem zonasi merupakan sebuah kebijakan yang sangat tepat, karena memberikan kesempatan kepada semua lulusan SMP/sederajat untuk dapat melanjutkan studi.
“Sistem zonasi ini sangat adil karena semua diberikan kesempatan yang sama, termasuk juga sekolah dapat menyelenggarakan pendidikan sebaik mungkin. Jika ada sekolah di pinggiran yang pembelajarannya belum maksimal, maka akan terus ditingkatkan guna menyamakan dengan sekolah lainnya,” kata Murthalamuddin.
Pihaknya bertekad mewujudkan pendidikan yang berkualitas, bersih, dan berintegritas, di Tanah Rencong melalui penerimaan siswa baru yang bebas pungutan liar dan praktik gratifikasi di satuan pendidikan, khususnya SMA.
Sebaiknya Anda baca juga:
Muthalamuddin juga mengajak seluruh masyarakat, orang tua, serta semua komponen, untuk mendukung mewujudkan tata kelola pendidikan yang baik, peningkatan mutu dan pendidikan berlangsung secara objektif, transparan, akuntabel, adil dan tanpa diskriminasi melalui penerimaan siswa baru secara daring dan zonasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!