Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasil Panen Raya Warga Binaan Lapas Mampu Pasok 50 Persen Kebutuhan Bahan Makanan

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 01:35 WIB | Oleh:
Hasil Panen Raya Warga Binaan Lapas Mampu Pasok 50 Persen Kebutuhan Bahan Makanan Doc: ANTARA/Laily Rahmawaty
Ket. Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dewi Asmara (paling kanan) mendampingi Menteri Imipas Agus Andrianto (tengah) dan Kepala Lapas Warungkiara Kurnia Panji Pamekas memanen terong di saranan asimilasi dan edukasi Lapas Warungkiara, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (10/6).

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara, mengapresiasi program ketahanan pangan dan kepedulian sosial yang dijalankan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) di berbagai lembaga pemasyarakatan (lapas) sebagai terobosan nyata. 

Dewi Asmara saat meninjau kegiatan bakti sosial bedah rumah, tempat ibadah serta optimalisasi sarana asimilasi dan edukasi di Lapas Kelas IIA Warungkiara, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu, mengatakan Menteri Imipas Agus Andrianto mampu mewujudkan transformasi pemasyarakatan yang digaungkannya, tidak hanya bermanfaat bagi warga binaan tetapi juga oleh masyarakat sekitar.

“Jadi pemasyarakatan tidak hanya bagaimana melakukan upaya integrasi bagi warga binaan ke rakyat, tetapi sudah langsung terjun secara nyata ke masyarakat. Dan masyarakat juga merasakan manfaatnya,” kata Dewi 

Dalam kegiatan tersebut, Dewi menyaksikan bakti sosial bedah rumah milik warga yang tadinya tidak layak huni, menjadi layak huni, termasuk tempat ibadah masjid di Kampung Warungkiara yang menjadi lingkungan Lapas Warungkiara.

Program bedah rumah tersebut dibiayai dari hasil panen raya program ketahanan pangan warga binaan seluruh Indonesia yang dilaksanakan 15 Januari 2026 di Lapas Kelas I Cirebon.

Pengerjaan bedah rumah tersebut menggunakan bahan konstruksi batako press, paving blok, dan struktur rumah dari limbah sisa pembakaran batu bara atau fly ash and buttom ash (FABA) yang diproduksi oleh warga binaan di Lapas Kelas I Tangerang.

Selain menggunakan bahan berkualitas hasil karya warga binaan, pengerjaan bedah rumah juga selesai dalam waktu 19 hari yang melibatkan warga binaan.

“Jadi biasanya yang melakukan CSR itu biasanya BUMN, Tapi ini para warga binaan dengan ketahanan pangan, dengan bimbingan arahan Pak Menteri dan Pak Dirjen sudah bisa bermanfaat di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dewi menyebut transformasi pemasyarakatan dengan program ketahanan pangan ini juga mendukung Astacita Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

“Inilah contohnya bahwa dalam proses berintegrasi dan berasimilasi. Selama ini, kita hanya mengenal keadaan di lapas itu hanya negatif-negatif saja yang di liput. Jadi teman-teman media, saya harap dengan kegiatan hari ini kita bisa membuktikan juga sisi positif (lapas),” katanya.

Politisi perempuan itu mengatakan banyak upaya yang telah dilakukan Kemenimipas dalam rangka untuk persiapan terintegrasi warga binaan kembali ke masyarakat, melakukan berbagai program ketahanan pangan yang tidak hanya bermanfaat untuk warga binaan tapi juga kepada masyarakat.

Menurutnya apa yang dilakukan Lapas Warungkiara membuktikan berbagai program kontribusi yang lain kepada masyarakat. Di Lapas Warungkiara terdapat kegiatan peternakan ayam petelur, domba, sapi, serta budidaya sayuran dan hortikultura.

“Paling tidak dengan hasil-hasil dari ketahanan pangan di sini (Lapas Warungkiara). Maka untuk bahan makanan bagi warga binaan sebagian besar boleh dikatakan 50 persen paling tidak sudah berasal dari setiap lapas yang ada di Indonesia yang memiliki tanah,” ujarnya.

Dewi berharap ke depan upaya yang telah dilakukan Kemenimipas dalam bidang ketahanan pangan dan kepedulian sosial kepada masyarakat betul-betul merupakan perwujudan dalam rangka Kemenimipas menjaga semangat transformasi yang terus dibangun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.