Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

CEO Terakhir Generasi Ketiga, Irwan Hidayat Siapkan Sido Muncul Menuju Perusahaan Full Compliance dan Regenerasi Kepemimpinan

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 16:10 WIB | Oleh:

Baginya, ukuran utama keberhasilan perusahaan bukanlah posisi dalam indeks pasar modal, melainkan kepercayaan konsumen terhadap produk. "Yang penting produk tetap diminati masyarakat. Perusahaannya tetap dihormati orang. Itu yang utama," ujarnya.

Ia menilai banyak perusahaan saat ini terlalu fokus pada tampilan kinerja jangka pendek. "Kalau saya yang penting isinya. Jangan tampilannya bagus, tapi kenyataannya tidak sehat," tegasnya.

Menyiapkan Generasi Keempat

Salah satu fokus utama Irwan saat ini adalah memastikan proses regenerasi berjalan baik. Namun, ia menegaskan bahwa jabatan tertinggi perusahaan tidak otomatis diberikan kepada anak kandungnya.

Meski putrinya kini menjabat sebagai Direktur Marketing dan menjadi anggota generasi keempat yang paling senior, keputusan kepemimpinan akan tetap mempertimbangkan kemampuan dan kesiapan.

"Belum tentu anak saya yang dipilih. Yang terpenting siapa yang paling siap memimpin perusahaan," katanya.

Saat ini terdapat 13 anggota generasi keempat keluarga besar Sido Muncul yang aktif membangun komunikasi dan mempersiapkan masa depan perusahaan melalui forum internal yang mereka bentuk sendiri, yakni "family chapter".

Irwan mengaku sengaja memberi ruang bagi generasi muda untuk menyusun aturan dan kesepakatan mereka sendiri.

"Mereka punya hukum adat mereka sendiri. Kalau kami ikut campur nanti malah kacau karena cara berpikir kami berbeda," ujarnya sambil tersenyum.

Berbeda dengan banyak perusahaan keluarga yang terpecah akibat konflik internal, Irwan menilai fondasi utama Sido Muncul adalah nilai-nilai yang ditanamkan orang tua dan pendiri perusahaan.

Ia mengenang pesan sang ibu yang selalu mengingatkan pentingnya menjaga hubungan antarsaudara.

"Kalau sama saudara saja tidak baik, apalagi dengan orang lain. Kalau saudara berantem terus, kepercayaan orang juga turun," kenangnya.

Menurut Irwan, perbedaan pendapat dalam keluarga merupakan hal yang wajar. Namun konflik tidak boleh berkembang menjadi pertikaian yang merusak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sell Indonesia Jadi Trending di Pasar Keuangan, Apa Dampaknya bagi Ekonomi RI?

Sell Indonesia Jadi Trending di Pasar Keuangan, Apa Dampaknya bagi Ekonomi RI?

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.