Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

CEO Terakhir Generasi Ketiga, Irwan Hidayat Siapkan Sido Muncul Menuju Perusahaan Full Compliance dan Regenerasi Kepemimpinan

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 16:10 WIB | Oleh:

"Beda pendapat itu biasa. Yang penting jangan sampai kehilangan kesadaran bahwa saudara adalah partner terbaik yang kita miliki," ujarnya.

Berbasis Ilmiah

Dalam wawancara tersebut, Irwan juga mengungkap salah satu keputusan paling penting dalam sejarah Sido Muncul, yakni mengubah industri jamu tradisional menjadi berbasis penelitian ilmiah.

Gagasan itu muncul sejak 1985 ketika ia melihat produk farmasi memiliki tingkat kepercayaan tinggi karena didukung penelitian dan pembuktian ilmiah.

"Saya berpikir, kalau konsumen dihadapkan pada beberapa produk dan hanya satu yang punya bukti ilmiah, pasti dia memilih yang ada buktinya," katanya.

Namun cita-cita tersebut baru dapat diwujudkan setelah Sido Muncul membangun fasilitas produksi modern pada 2002 yang memenuhi standar industri farmasi.

Sejak saat itu, berbagai produk Sido Muncul menjalani uji praklinis, uji toksisitas, dan pembuktian khasiat secara ilmiah.

Menurut Irwan, langkah tersebut menjadi salah satu faktor utama yang mengantarkan Tolak Angin menjadi pemimpin pasar jamu masuk angin di Indonesia.

Di penghujung perbincangan, Irwan kembali menegaskan filosofi hidup yang selama ini menjadi pegangan dalam membangun bisnis.

Menurutnya, kesuksesan dan kekayaan bukanlah sesuatu yang bisa dikejar secara langsung.

"Kekayaan itu tidak bisa dikejar. Yang ada justru kita yang dikejar oleh kekayaan. Caranya sederhana, lakukan segala sesuatu dengan baik, sungguh-sungguh, dan bangun kepercayaan," ujarnya.

Baginya, keberhasilan Sido Muncul bukan semata hasil kecerdasan bisnis, melainkan kombinasi kerja keras, nilai keluarga, dan keberuntungan yang diberikan Tuhan.

"Kalau saya bisa seperti sekarang, itu karena beruntung. Yang 10 persen kemampuan, 90 persen keberuntungan," kata Irwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sell Indonesia Jadi Trending di Pasar Keuangan, Apa Dampaknya bagi Ekonomi RI?

Sell Indonesia Jadi Trending di Pasar Keuangan, Apa Dampaknya bagi Ekonomi RI?

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.