Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Protes Kemacetan di Jalan Rasuna Said, Ini Tanggapan Gubernur Pramono

5 Senin, 13 Apr 2026, 17:41 WIB | Oleh:
Warga Protes Kemacetan di Jalan Rasuna Said, Ini Tanggapan Gubernur Pramono Warga Protes Kemacetan di Jalan Rasuna Said, Ini Tanggapan Gubernur Pramono Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (13/4).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menanggapi viralnya warga yang memprotes pembangunan pedestrian di Rasuna Said, Jakarta Selatan yang menyebabkan kemacetan di kawasan tersebut.

“Untuk Rasuna Said, ini memang sedang tahap penyelesaian untuk pedestrian. Kami menyadari memang ada problem. Karena nggak mungkin bangun kemudian tidak ada efek,” kata Pramono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (13/4).

Dia mengakui bahwa setiap pembangunan pasti akan memberikan dampak, salah satunya adalah kemacetan seperti yang dikeluhkan oleh masyarakat.

Namun, pembangunan harus dilakukan guna membuat kawasan tersebut lebih baik dari sebelumnya. “Kan kita mau bikin Rasuna Said itu lebih baik. Efeknya adalah ya itu tadi, harus diatur,” jelas Pramono.

Diketahui, setelah pembongkaran tiang monorel di kawasan tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata pedestrian hingga memperluas jalur lalu lintas di sana.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan mengatakan penataan Jalan HR Rasuna Said sisi timur akan mengusung konsep jalan sebagai ruang bersama yang inklusif atau "complete street".

"Kawasan ini menjadi pusat aktivitas pemerintahan, bisnis, serta pelayanan publik yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi," kata Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin.

Mukhlisin mengatakan, Jalan HR Rasuna Said merupakan salah satu koridor utama dan strategis di Jakarta Selatan. Rencana penataan Jalan HR Rasuna Said sisi timur akan dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pemilik gedung dan para pemangku kepentingan untuk memberikan dukungan serta berpartisipasi aktif, termasuk menjaga ketertiban selama proses pekerjaan berlangsung," ucapnya.

Menurutnya, pelaksanaan konstruksi berpotensi menimbulkan dinamika di lapangan, termasuk gangguan lalu lintas sementara. Untuk itu, diperlukan koordinasi, komunikasi, dan sosialisasi yang baik agar pekerjaan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

"Saya berharap penataan ini dapat menjadikan wajah Jalan HR Rasuna Said sisi timur lebih representatif, tertata, serta mencerminkan karakter kawasan strategis perkotaan yang modern dan berdaya saing," ucapnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

05 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.