Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lewat Sajian Kuliner, Masyarakat Diajak Mengenal Seafood yang Ramah Lingkungan

📅 Rabu, 10 Jun 2026, 19:15 WIB | Oleh:
Lewat Sajian Kuliner, Masyarakat Diajak Mengenal Seafood yang Ramah Lingkungan Doc: Ikea
Ket. Molecular Gastronomy Experience yang digelar di Ikea Alam Sutera, pada hari Selasa (9/6). Mengambil momentum peringatan World Ocean Day acara ini dimanfaatkan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilih seafood berkelanjutan guna menjaga kesehatan ekosistem laut dan ketersediaan sumber pangan di masa depan.

JAKARTA – Ikea Indonesia bersama Marine Stewardship Council (MSC) memperingati World Ocean Day dengan menggelar Molecular Gastronomy Experience di Ikea Alam Sutera, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini menghadirkan Chef Andrian Ishak untuk mengajak peserta memahami pentingnya konsumsi seafood berkelanjutan melalui pengalaman kuliner yang menggabungkan inovasi gastronomi dan edukasi lingkungan.

Melalui acara tersebut, peserta tidak hanya menikmati sajian makanan, tetapi juga diajak mengenal asal-usul bahan pangan yang digunakan, termasuk pentingnya memilih hasil laut yang berasal dari sumber yang dikelola secara bertanggung jawab.

Food Commercial Manager Ikea Indonesia Ariane Vinsontia mengatakan salmon merupakan salah satu produk seafood yang banyak diminati pelanggan Ikea. Oleh karena itu, perusahaan berupaya memastikan bahan baku yang digunakan memiliki kualitas tinggi sekaligus berasal dari sumber yang berkelanjutan.

“Salmon merupakan salah satu pilihan makanan yang banyak dinikmati pelanggan Ikea. Karena itu, penting bagi kami untuk memastikan bahwa bahan yang kami gunakan tidak hanya memenuhi standar kualitas yang kami harapkan, tetapi juga berasal dari sumber yang dikelola secara bertanggung jawab,” ujar Ariane.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan MSC dan Chef Andrian Ishak diharapkan dapat membantu pelanggan memahami perjalanan panjang di balik makanan yang mereka konsumsi sehari-hari.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Ikea menggunakan salmon bersertifikasi MSC pada berbagai produk dan menu yang tersedia bagi pelanggan. Ikan dalam bentuk beku yang dijual di Swedish Food Market, bahan baku tersebut juga digunakan dalam sejumlah menu restoran Ikea, seperti Smoked Salmon dan menu terbaru Baked Salmon with Butter Rice and Garlic Sauce.

Tak hanya itu, Ikea juga menawarkan sejumlah menu berbahan ikan bersertifikasi Aquaculture Stewardship Council (ASC), di antaranya Fish and Chips yang tersedia di restoran Ikea serta Fish Bun di Swedish Bistro. Pada kesempatan yang sama, Ikea turut memperkenalkan menu khas Swedia terbaru, Beef Wallenbergare with Mashed Potato, Lingonberry & Gravy.

Program Director Marine Stewardship Council Indonesia Hirmen Syofyanto menjelaskan bahwa keberlanjutan sumber daya laut menjadi isu yang semakin penting di tengah meningkatnya tekanan terhadap stok ikan dunia.

Menurut dia, saat ini lebih dari sepertiga stok ikan global berada dalam kondisi dieksploitasi secara berlebihan. Padahal, saat ini laut menyediakan sumber protein bagi lebih dari tiga miliar penduduk dunia.

“Pilihan seafood berkelanjutan menjadi semakin penting untuk membantu menjaga kesehatan laut sekaligus memastikan sumber daya tersebut tetap tersedia di masa depan,” kata Hirmen.

Ia menilai kolaborasi dengan Ikea menjadi contoh bagaimana sektor industri dapat berkontribusi memperluas akses masyarakat terhadap produk seafood yang lebih ramah lingkungan.

MSC sendiri dikenal melalui sertifikasi dengan label biru yang menjamin produk seafood berasal dari perikanan yang memenuhi standar keberlanjutan. Sertifikasi tersebut mencakup aspek kesehatan populasi ikan, perlindungan ekosistem laut, hingga sistem keterlacakan yang jelas di sepanjang rantai pasok.

Dalam sesi Molecular Gastronomy Experience, Chef Andrian Ishak menyajikan sejumlah hidangan yang memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di Ikea, termasuk salmon bersertifikasi MSC. Melalui eksplorasi rasa, tekstur, dan teknik penyajian, peserta diajak melihat bagaimana kualitas bahan baku dapat diterjemahkan menjadi pengalaman kuliner yang berbeda.

Chef Andrian menekankan bahwa keberlanjutan sumber daya laut memiliki kaitan erat dengan masa depan dunia kuliner. Menurutnya, kualitas bahan baku yang konsisten dan memiliki asal-usul yang jelas memberi ruang lebih luas bagi para chef untuk berinovasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Polri Aktifkan Satgas Cegah Praktik Judi Selama Piala Dunia 2026

Polri Aktifkan Satgas Cegah Praktik Judi Selama Piala Dunia 2026

10 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.