Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sedikitnya 35 Orang Meninggal Akibat Gempa Bumi M7,8 di Filipina Selatan

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 13:50 WIB | Oleh:
Sedikitnya 35 Orang Meninggal Akibat Gempa Bumi M7,8 di Filipina Selatan Doc: AFP
Ket. Tim SAR melakukan operasi penyelamatan di lokasi bangunan yang runtuh akibat gempa kuat pada hari Senin (8/6) di Kota General Santos, Filipina

DAVAO — Gempa bumi dahsyat berkekuatan M7,8 yang melanda lepas pantai Filipina selatan pada hari Senin (8/6), menewaskan sedikitnya 35 orang, melukai lebih dari 200 lainnya, sebagian besar di bangunan yang hancur. Tsunami dilaporkan setinggi 1 meter di pantai terdekat.

Beberapa bangunan, sebagian besar bangunan rendah, runtuh atau mengalami kerusakan parah di kota General Santos yang terdampak parah. Kerusakan akibat tsunami dilaporkan terjadi di setidaknya satu desa pesisir selatan. Gelombang yang lebih kecil terdeteksi di Indonesia dan Palau, bahkan hingga ke Jepang selatan.

Gempa juga memicu tanah longsor di Glan, sebuah kotamadya di provinsi Sarangani, yang menewaskan 13 warga desa, kata Rene Punzalan, kata seorang pejabat mitigasi bencana provinsi, kepada jaringan radio DZBB, seperti dikutip Associated Press. Empat warga desa lainnya meninggal di Sarangani, katanya.

Gempa besar tersebut merupakan yang terkuat yang melanda Filipina tahun ini, kata Teresito Bacolcol, Direktur Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina. Ia memperingatkan masyarakat untuk mencari informasi sebelum kembali ke bangunan dan rumah yang rusak, yang dapat runtuh akibat gempa susulan.

Amerika Serikat mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Manila dan siap mendukung upaya penanggulangan Filipina. Prancis, Jepang, dan Selandia Baru juga menyatakan dukungan.

Setidaknya empat orang belum ditemukan di General Santos, sebuah kota pelabuhan berpenduduk lebih dari 700.000 jiwa dan pusat industri ekspor tuna. Tim SAR bekerja mencari orang-orang yang mungkin terjebak di supermarket, gudang, sekolah dasar, dan bangunan kecil lainnya yang runtuh atau rusak parah, kata para pejabat.

Bandara internasional di General Santos ditutup sementara karena gempa bumi dan 17 penerbangan domestik dibatalkan, kata Otoritas Penerbangan Sipil Filipina.

Pusat gempa berada di laut lepas Mindanao, pulau terpadat kedua di kepulauan Filipina. Menurut Bacolcol, gempa terjadi pada kedalaman 33 kilometer (20 mil), sekitar 32 kilometer (20 mil) barat daya kota Maasim di provinsi Sarangani.

Presiden Ferdinand Marcos Jr. memerintahkan sekolah ditutup dan mengarahkan badan-badan penanggulangan bencana untuk segera bekerja di provinsi-provinsi yang terkena gempa. “Pemerintah nasional sedang bergerak dan kami tidak akan meninggalkan Mindanao,” katanya.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengatakan ancaman tsunami sebagian besar telah berlalu sekitar lima jam setelah gempa. Pejabat Filipina juga mencabut peringatan tsunami pada pertengahan sore.

Selain tanah longsor di Sarangani, sebagian besar kematian lainnya disebabkan oleh bangunan runtuh dan tertimpa puing-puing, termasuk di sebuah masjid yang rusak, di provinsi selatan South Cotabato dan Davao Occidental, dan di Pulau Balut, menurut Sosmeña dan pejabat mitigasi bencana lainnya, Ednar Dayanghirang.

Jaringan radio DZRH di Manila melaporkan sebuah gedung komersial berlantai empat tempat stasiun provinsi mereka sebagian runtuh dan para staf bergegas ke lantai dasar tanpa mengalami cedera.

Gelombang setinggi 1 meter (3 kaki) terpantau di provinsi Sultan Kudarat dan Sarangani. Gelombang setinggi 1,4 meter (4,6 kaki) sempat menghantam kota Kiamba, kata Bacolcol.

Gempa juga dirasakan di negara bagian Sabah, Malaysia, di pulau Kalimantan. Sabah hanya berjarak perjalanan perahu dari Filipina selatan. Tsunami setinggi 83 sentimeter (2,7 kaki) diukur oleh alat pengukur di lepas pantai pulau Sulawesi, Indonesia, dan PTWC mengatakan gelombang setinggi 30 sentimeter (1 kaki) diukur di Palau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Kemendag dan Bapanas Perkua...
Daerah
Pemkab Batang Matangkan Pem...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Berapa Ranking FIFA Indonesia Jika Menang Melawan Mozambik?

Berapa Ranking FIFA Indonesia Jika Menang Melawan Mozambik?

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.