Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Ekspor Beras ke Malaysia, Memangnya Kebutuhan Dalam Negeri Sudah Tercukupi?

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 04:39 WIB | Oleh:
Indonesia Ekspor Beras ke Malaysia, Memangnya Kebutuhan Dalam Negeri Sudah Tercukupi? Doc: ist
Ket. mau ekspor

JAKARTA – Selama ini yang terdengar selalu adalah Indonesia impor beras. Kadang untuk rebutan karena bisa dipertinggi harganya, lalu ada yang ditangkap. Tapi kini kita mulai ekspor. Semoga kebutuhan dalam negeri sudah tercukupi.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pendampingan sertifikasi mutu dan Health Certificate (HC) untuk mendukung rencana ekspor beras ke Malaysia guna memenuhi persyaratan serta standar keamanan pangan negara tujuan.

Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto mengatakan lembaganya memiliki peran dalam memastikan beras yang akan diekspor memenuhi standar mutu dan keamanan pangan.

"Oh iya (ada pendampingan). Kalau terkait dengan mutu pangan, itu kita melakukan sertifikasi. Bukan hanya HC, tapi premium maupun medium. Jadi mutu beras, terkait dengan mutu beras," kata Andriko ditemui di sela Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia 2026 di Kantor Bapanas, Jakarta, Senin.

Menurut Andriko, sertifikasi yang dilakukan tidak hanya mencakup Health Certificate, tetapi juga penilaian mutu beras berdasarkan kategori premium maupun medium sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan Health Certificate merupakan dokumen yang dibutuhkan dalam kegiatan ekspor sebagai jaminan bahwa produk pangan yang dikirim telah memenuhi persyaratan keamanan pangan negara tujuan.

"Kalau HC, itu Health Certificate terkait dengan untuk ekspor. Kita lakukan oleh Badan Pangan Nasional," ujarnya.

Sebagai otoritas kompeten keamanan pangan, Bapanas bersama otoritas di pusat dan daerah berkewajiban melengkapi berbagai persyaratan yang dibutuhkan untuk mendukung kelancaran ekspor komoditas pangan.

Persyaratan tersebut meliputi pengujian kualitas dan mutu produk serta penerbitan Health Certificate yang disesuaikan dengan standar dan regulasi yang ditetapkan oleh negara tujuan ekspor.

Terkait rencana ekspor beras sebanyak 200 ribu ton ke Malaysia, Andriko menyatakan proses pengambilan dan pengujian sampel telah selesai dilakukan, termasuk pemenuhan kebutuhan Health Certificate yang diperlukan.

"Terkait dengan sampelnya sudah selesai. Jadi kita dari otoritas kompeten keamanan pangan, pusat dan daerah itu berkewajiban untuk melengkapi bahan-bahan yang mau diekspor itu menurut standar negara tujuan," jelasnya.

"Nah itu salah satunya adalah kualitas, mutu, premium, medium. Terus yang kedua adalah Health Certificate sudah kita lakukan," tambah Andriko.

Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan rencana ekspor 200 ribu ton beras ke Malaysia saat ini masih dalam tahap negosiasi harga.

Rizal mengatakan Bulog bersama tim dari Kementerian Pertanian berencana melakukan kunjungan ke Sarawak, Malaysia, untuk membahas rencana ekspor beras Indonesia ke negara itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.