Gempa Dahsyat Filipina Picu Kepanikan hingga RI
📅 Selasa, 09 Jun 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiGempa berkekuatan magnitudo 7,8 terjadi pada pukul 07.37 waktu setempat di lepas pantai Provinsi Sarangani, Pulau Mindanao, dan sempat memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah pesisir.
Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina melaporkan serangkaian gelombang tsunami teramati setelah gempa, dengan ketinggian maksimum mencapai 1,48 meter. Gelombang tsunami juga terdeteksi di Indonesia dan Jepang.
Gempa bawah laut tersebut terjadi pada kedalaman sekitar 55 kilometer.
Presiden Ferdinand Marcos Jr. menginstruksikan masyarakat untuk mengikuti arahan otoritas dan segera mengungsi ke daerah yang lebih tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rekaman pascagempa menunjukkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan hingga roboh di Kota General Santos yang berada dekat pusat gempa. Operasional Bandara Internasional General Santos juga sempat dihentikan sementara dan sejumlah penerbangan dibatalkan.
Di Davao Occidental, video dari sebuah sekolah memperlihatkan para siswa menangis saat guncangan kuat berlangsung selama beberapa detik.
Dampak hingga Indonesia
Dampak gempa juga dirasakan di Indonesia. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, melaporkan sedikitnya 11 rumah warga mengalami kerusakan ringan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, sejumlah fasilitas umum seperti gudang pelabuhan di Essang dan pagar rumah sakit juga mengalami kerusakan ringan.
Dua warga Kecamatan Rainis sempat mendapat perawatan di puskesmas akibat syok setelah gempa, namun telah dipulangkan dalam kondisi membaik.
Sekretaris BPBD Kepulauan Talaud, Fretsli Ontorael, mengatakan situasi saat ini telah kembali kondusif dan masyarakat mulai beraktivitas normal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!