Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setiba di Tanah Air, Jemaah Haji Sumut Diminta Waspadai 7 Gejala Utama Ini

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Setiba di Tanah Air, Jemaah Haji Sumut Diminta Waspadai 7 Gejala Utama Ini Doc: ANTARA/HO-PPIH Debarkasi Medan
Ket. Sebanyak 358 haji Kloter 06 Debarkasi Medan ketika mengikuti acara penyambutan di Asrama Haji Medan, Sumatera Utara, Senin (8/6).

MEDAN - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan meminta jemaah haji asal Sumatera Utara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tujuh gejala penyakit utama setiba di Tanah Air. 

"Kami imbau bapak ibu mewasdapai gejala penyakit setelah tiba di tanah air," kata petugas Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Medan dr Zulfan Anshori saat penyambutan jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 06 Debarkasi Medan di Asrama Haji Medan, Senin.

Terdapat tujuh gejala penyakit utama yang harus diwaspadai, lanjut dia, yakni demam, batuk, pilek, sesak napas, nyeri tenggorokan, mual dan muntah, serta diare.

Pihaknya meminta kepada setiap jamaah haji segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami indikasi gejala tersebut.

Data PPIH Debarkasi Medan menyebutkan, 5.967 haji asal Sumatera Utara melakukan fase pemulangan melalui Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang mulai 2 hingga 21 Juni 2026.

"Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jamaah Haji atau K3JH harus dibawa saat memeriksakan diri agar tenaga kesehatan dapat melakukan penanganan lebih cepat dan tepat," tutur Zulfan.

Ia mengimbau gejala penyakit tersebut maupun lainnya agar dipantau secara mandiri oleh setiap jamaah haji selama 21 hari setelah tiba di Indonesia.

"Jamaah haji diminta tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta beristirahat yang cukup," ungkapnya.

Kemudian, menggunakan masker apabila mengalami gejala gangguan kesehatan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan kesehatan.

Diketahui, sebanyak 358 haji Kloter 06 Debarkasi Medan berasal dari lima kabupaten/kota di Sumatera Utara, yakni Mandailing Natal (339), Toba (7), Nias Selatan (4), Nias Utara (1), Medan (1), dan petugas kloter (6).

Tercatat, seorang haji atas nama Isron bin Baitul Nasution berasal dari Kabupaten Mandailing Natal pada kloter ini wafat akibat sakit di Arab Saudi, Rabu (27/5).

"Selain itu, jamaah haji diimbau menyampaikan riwayat perjalanan hajinya kepada petugas kesehatan agar memperoleh pelayanan yang optimal," jelas Zulfan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Nasional
Wisatawan Jangan Resah! Dis...
Nasional
Kapan Wisata Bromo Dibuka L...
Nasional
HUT ke-81 RI di Monas Penuh...
Nasional
Kapal Pesiar Swasta Dipakai...

Akses Wisata Ke Bromo akan Dibuka Jika Benar-benar Aman

4 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Akses Wisata Ke Bromo akan ...
PT KAI: LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

PT KAI: LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.