Pramono Tegaskan Pengelolaan Sampah yang Baik Dimulai dari Rumah
📅 Minggu, 07 Jun 2026, 16:15 WIB | Oleh: SujarJAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari rumah serta lingkungan warga masing-masing dan dilakukan secara berkesinambungan.
"Pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari rumah dan lingkungan masing-masing," kata Pramono saat menghadiri kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu.
Menurut dia, pilah sampah harus menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat, bukan sekadar respons terhadap regulasi pemerintah.
"Apa yang ingin kami lakukan adalah menjadikan pilah sampah sebagai perilaku sehari-hari masyarakat, bukan hanya karena ada Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026, tetapi memang menjadi gerakan bersama," ujar Pramono.
Untuk itu, pada pelaksanaan HBKB di kawasan Rasuna Said, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan 30 tempat sampah terpilah, dua truk sampah anorganik, sarana penimbangan sampah, serta petugas kebersihan yang tersebar di area kegiatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan tersebut, Duta Pilah Sampah DKI Jakarta Cinta Laura juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengambil peran aktif dalam menjaga lingkungan.
Dia menilai perubahan perilaku harus dimulai dari kesadaran bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab terhadap persoalan sampah.
"Sebagai generasi muda, kita sering mengeluh tentang jalanan yang kotor, polusi udara, atau persoalan sampah. Namun, yang seharusnya kita lakukan bukan menyalahkan, melainkan mengubah kebiasaan, dan menyadari bahwa kita juga bagian dari masalah yang harus ikut memberikan solusi," tutur Cinta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menyebutkan permasalahan sampah tidak selesai hanya dengan dibuang ke tempat sampah, tetapi masyarakat perlu memastikan sampah dipilah dengan benar agar dapat dikelola, dimanfaatkan, dan didaur ulang secara optimal.
Cinta juga menilai kegiatan HBKB Rasuna Said dapat memberikan manfaat yang lebih luas karena mendorong warga untuk bergerak, berinteraksi, dan memanfaatkan ruang publik secara positif.
"Masalah lingkungan pada dasarnya adalah masalah kemanusiaan. Saya berharap ruang publik seperti ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih sering bergerak, berinteraksi, dan bersosialisasi sehingga kualitas hidup masyarakat semakin baik," ungkap Cinta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!