Gerakan Pemuda 'Kecoa' yang Viral di India Gelar Aksi Protes di Jalanan New Delhi
📅 Minggu, 07 Jun 2026, 10:21 WIB | Oleh: Tim PenulisPara pendukung CJP bercanda menggambarkan diri mereka sebagai pengangguran, selalu online, dan terisolasi dari pengaruh yang berarti. Namun di balik humor tersebut terdapat kritik terhadap pemerintahan Modi, karena mereka berpendapat bahwa warga India biasa, khususnya kaum muda, telah dibiarkan dengan lebih sedikit peluang.
India memiliki hampir 400 juta penduduk berusia 15 hingga 29 tahun, dan menciptakan lapangan kerja non-pertanian bagi mereka tetap menjadi salah satu tantangan terbesar meskipun mengalami pertumbuhan pesat. Tingkat pengangguran pemuda perkotaan mencapai hampir 14 persen pada bulan April.
Para ekonom mengatakan, banyak anak muda berpendidikan juga terjebak dalam pekerjaan bergaji rendah atau tidak aman yang tidak sesuai dengan keahlian mereka.
Kebangkitan CJP mencerminkan tren serupa di seluruh Asia Selatan, di mana gerakan-gerakan pemuda yang lahir dari media sosial memainkan peran sentral dalam protes anti-pemerintah, termasuk pemberontakan di Sri Lanka dan Bangladesh serta kerusuhan di Nepal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para analis politik mengatakan popularitas kelompok tersebut mulai merusak citra Modi meskipun Partai Bharatiya Janata yang berkuasa baru-baru ini meraih kemenangan dalam pemilihan negara bagian penting, bahkan ketika frustrasi yang lebih luas meningkat atas kenaikan harga bahan bakar dan kekurangan gas yang disebabkan oleh perang Iran.
Namun, para skeptis gerakan ini, khususnya pendukung partai Modi, menganggap fenomena ini hanyalah sebuah trik media sosial. Mereka berpendapat bahwa popularitas gerakan ini di dunia maya mungkin tidak akan diterjemahkan menjadi mobilisasi di jalanan dan bahwa peningkatan pesatnya kemungkinan hanya bersifat sementara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!