Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Sultra

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 12:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Sultra Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi hujan di Kendari, Sulawes Tenggara.

KENDARI – BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari memprakirakan potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang dapat disertai guntur dan angin kencang di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk periode 7 hingga 13 Juni 2026.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, saat dihubungi di Kendari, Minggu (07/6), mengatakan bahwa potensi cuaca tersebut dipicu oleh hangatnya suhu permukaan laut dengan anomali positif di wilayah tersebut.

"Faktor suhu permukaan laut yang hangat, adanya massa udara basah lapisan rendah, serta indeks labilitas kuat skala lokal yang terkonsentrasi di wilayah Sulawesi Tenggara dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan," kata Faizal Habibie.

Dia menyebutkan bahwa berdasarkan rincian data, beberapa wilayah di Sultra berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai guntur dan angin kencang.

Meski begitu, pada 7 dan 8 Juni diprakirakan nihil potensi cuaca ekstrem di seluruh wilayah Sultra. Cuaca ekstrem tersebut baru berpotensi melanda wilayah Kabupaten Kolaka Utara pada 9 Juni.

Selanjutnya, pada 10 Juni berpotensi di wilayah Kabupaten Kolaka Timur, Konawe Selatan, dan Kota Kendari, kemudian 11 Juni diprakirakan terjadi di wilayah Kabupaten Kolaka Timur, Konawe, dan Konawe Selatan.

Pada 12 Juni 2026, potensi cuaca ekstrem diprakirakan meluas secara signifikan ke wilayah Kolaka Utara, Kolaka, Kolaka Timur, Konawe Utara, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, Kendari, Buton Utara, Buton, dan Wakatobi.

Sementara itu, untuk tanggal 13 Juni, cuaca ekstrem hanya berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Buton.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, jalanan licin, dan pohon tumbang akibat angin kencang," ungkap Faizal Habibie.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Kabel Optik Hambat Saluran ...
Ekonomi
Kemenhub Dorong Pajak 0% Su...
Luar Negeri
AS Pertimbangkan Alihkan As...
Megapolitan
Bau Belerang 24 Jam, Warga ...
Nasional
Presiden Prabowo Tinjau Pel...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Presiden Prabowo Tinjau Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bali

Presiden Prabowo Tinjau Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bali

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.