Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ancam 15 Ribu Keluarga, 17 Desa di Bangkalan Dikepung Risiko Kekeringan Ekstrem

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 20:10 WIB | Oleh:
Ancam 15 Ribu Keluarga, 17 Desa di Bangkalan Dikepung Risiko Kekeringan Ekstrem Doc: ANTARA/HO-Pemkab Bangkalan
Ket. Dokumen penyaluran bantuan air bersih di desa rawan kekeringan pada 2025 di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

BANGKALAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, memetakan sedikitnya 17 desa yang tersebar di tiga wilayah kecamatan berpotensi mengalami dampak kekeringan ekstrem pada musim kemarau tahun ini. 

"Ini berdasarkan hasil pemetaan yang kami lakukan, dan berdasarkan laporan kepala desa yang disampaikan kepada BPBD Kabupaten Bangkalan," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bangkalan M Zainul Qomar, di Bangkalan, Jawa Timur, Minggu.

Ia menyebutkan, sebanyak17 desa yang berpotensi mengalami kekeringan ekstrem itu tersebar di Kecamatan Konang, Geger, dan Kokop.

"Di Kecamatan Konang ada lima desa yang, sedangkan di Kecamatan Geger dan Kecamatan Kokop masing-masing enam desa," kata Qomar.

Selain di 17 desa yang tersebar di tiga kecamatan itu, kekeringan juga berpotensi terjadi di 10 desa lain di Kabupaten Bangkalan.

Hanya saja, lanjut dia, potensi kekeringan di 10 desa tidak separah di 17 desa, karena sumber mata air milik warga seperti sumur masih tersedia.

"Berdasarkan jumlah KK, ada sekitar 15.789 keluarga yang berpotensi mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih di Bangkalan pada musim kemarau tahun ini," katanya.

Terkait potensi kekeringan dan kekurangan air bersih itu, BPBD Bangkalan telah menyiapkan cadangan awal berupa 300.000 liter air bersih yang siap didistribusikan secara bertahap ke desa-desa yang membutuhkan.

"Prosedurnya, warga yang membutuhkan bantuan melaporkan kepada aparat desa, dan aparat desa nanti yang akan menghubungi kami untuk bantuan distribusi air bersih tersebut," kata M Zainul Qomar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.