Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB: Karhutla Masih Landa Lahan di Aceh Singkil dan Aceh Timur, Cuaca Kering Picu Sebaran Api

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 18:27 WIB | Oleh:
BNPB: Karhutla Masih Landa Lahan di Aceh Singkil dan Aceh Timur, Cuaca Kering Picu Sebaran Api Doc: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Aceh Singkil
Ket. Petugas dan warga berjibaku memadamkan api yang membakar lahan mineral di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh.

JAKARTA - Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda setidaknya dua kabupaten di Provinsi Aceh dalam beberapa hari terakhir, sebagaimana dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (3/6).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, mengatakan bahwa kejadian karhutla terbaru dilaporkan melintasi kawasan administratif Kabupaten Aceh Singkil dan Kabupaten Aceh Timur.

"Kondisi terkini, api berhasil dipadamkan pada Selasa (2/6), proses pemadaman dilakukan atas kolaborasi BPBD dan instansi terkait lainnya," cetusnya.

Abdul memaparkan bahwa kebakaran di Aceh Singkil melanda lahan seluas satu hektare yang terletak di Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, pada Senin (1/6) siang.

Sementara itu, kasus karhutla di Kabupaten Aceh Timur dilaporkan menghanguskan satu hektare lahan kering di kawasan Gampong Tumpok Teungoh, Kecamatan Julok, Minggu (31/5).

Dalam operasi penanggulangan di Aceh Timur, tim gabungan lintas instansi langsung menerjunkan sedikitnya tiga unit armada mobil pemadam kebakaran ke titik api guna melokalisasi rambatan hingga padam total.

Merespons mulai maraknya fenomena karhutla di awal musim kemarau ini, Abdul mengungkapkan bahwa BNPB meminta jajaran pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan melalui patroli berkala serta menyiagakan personel dan alat pemadam di zona rawan.

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga diminta aktif mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar ataupun mengolah sampah di dekat vegetasi yang kering guna mencegah risiko kebakaran yang meluas. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

32 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.