SheHacks 2026 Bantu Perempuan UMKM Kuasai AI untuk Perluas Peluang Bisnis
📅 Sabtu, 06 Jun 2026, 23:00 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) kembali menghadirkan program SheHacks sebagai upaya memperluas akses perempuan Indonesia terhadap teknologi digital dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Memasuki tahun ketujuh penyelenggaraannya, SheHacks 2026 fokus membantu perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas peluang bisnis.
Di tengah pesatnya transformasi digital, perempuan pelaku UMKM dinilai membutuhkan akses yang lebih merata terhadap pembelajaran, pendampingan, konektivitas, dan teknologi agar mampu membangun usaha yang lebih adaptif dan berdaya saing.
Jika sebelumnya teknologi digital membantu pelaku usaha memperluas pasar dan menjangkau pelanggan, kini AI membuka peluang baru dalam mengembangkan ide bisnis, memahami kebutuhan konsumen, meningkatkan produktivitas, hingga menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif.
Pemanfaatan AI juga semakin relevan bagi sektor UMKM. Teknologi ini tidak lagi menjadi alat eksklusif perusahaan besar, melainkan dapat digunakan oleh pelaku usaha skala kecil untuk membantu berbagai aktivitas bisnis sehari-hari. Mulai dari pembuatan konten promosi, analisis pelanggan, penyusunan strategi pemasaran, hingga perluasan jangkauan pasar dapat dilakukan dengan dukungan teknologi berbasis AI.
Kebutuhan akan penguasaan teknologi tersebut sejalan dengan besarnya kontribusi perempuan terhadap sektor UMKM nasional. Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menunjukkan sekitar 64,5 persen UMKM di Indonesia dimiliki atau dikelola oleh perempuan. Dengan peran yang signifikan tersebut, akses terhadap teknologi digital dan AI menjadi faktor penting dalam memperkuat kapasitas usaha dan meningkatkan daya saing perempuan pelaku UMKM.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selama enam tahun terakhir, SheHacks telah menjangkau lebih dari 61.000 perempuan di berbagai daerah di Indonesia. Program ini memberikan penguatan kapasitas bisnis melalui pembelajaran digital, pendampingan, serta pengembangan ekosistem kewirausahaan berbasis teknologi.
Pada tahun 2026, SheHacks hadir dengan pendekatan yang lebih relevan terhadap kebutuhan dunia usaha saat ini. Program ini dirancang untuk membantu perempuan memanfaatkan AI secara praktis dalam menjalankan bisnis, mulai dari meningkatkan produktivitas, memahami perilaku pelanggan, memperkuat strategi pemasaran, hingga menciptakan materi promosi yang lebih efektif.
Senior Vice President Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Ovidia Nomia, mengatakan bahwa SheHacks terus berkembang mengikuti kebutuhan perempuan Indonesia yang juga terus berubah.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sejak pertama kali hadir, SheHacks terus berevolusi untuk menjawab kebutuhan perempuan Indonesia yang juga terus berkembang. Tahun ini, kami memberikan fokus lebih pada AI karena kami melihat teknologi ini akan semakin berperan dalam cara masyarakat belajar, bekerja, berwirausaha, dan berinovasi,” ujar Ovidia melalui siaran pers pada hari Jumat (5/6).
Menurutnya, Indosat ingin memastikan perempuan memiliki kesempatan yang sama dalam memahami dan memanfaatkan teknologi, tidak hanya sebagai pengguna tetapi juga sebagai kreator, inovator, serta penggerak pertumbuhan ekonomi.
“Melalui SheHacks, kami ingin memastikan perempuan memiliki kesempatan yang setara untuk memahami dan memanfaatkan teknologi, bukan hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai kreator, inovator, dan penggerak pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan semangat #LebihBaik, kami percaya teknologi harus mampu membuka peluang yang lebih luas dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” katanya.
SheHacks 2026 menargetkan partisipasi 27.000 perempuan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia. Selama enam bulan, peserta akan mendapatkan akses ke berbagai kegiatan pembelajaran interaktif yang mencakup self-learning, webinar, workshop daring, mentoring, hingga business showcase yang dapat diakses secara fleksibel dari mana saja.
Selain kegiatan daring, program ini juga menghadirkan workshop tatap muka di 10 kota, yakni Bandung, Trenggalek, Medan, Bogor, Ternate, Bekasi, Pekanbaru, Badung, Singkawang, dan Sragen. Kegiatan tersebut menghadirkan talkshow inspiratif, sesi live selling bersama pelaku usaha perempuan, komunitas, influencer, serta perwakilan Indosat.
Peserta juga akan mendapatkan pelatihan pemanfaatan AI untuk mendukung pemasaran digital, pembuatan konten, hingga pengelolaan keuangan usaha. Salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah Sahabat-AI, Large Language Model (LLM) asli Indonesia yang dirancang untuk mendukung kebutuhan bisnis sehari-hari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!