Cimahi Berpeluang Jadi Kota Animasi Indonesia, Didukung DPR RI
📅 Jumat, 05 Jun 2026, 15:55 WIB | Oleh: Tim PenulisCimahi - Komisi VII DPR RI mendukung upaya pengembangan Kota Cimahi, Jawa Barat, sebagai pusat industri animasi nasional melalui penguatan ekosistem ekonomi kreatif yang melibatkan pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta pelaku industri.
Ketua Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay di Cimahi, Jumat (5/6), mengatakan Indonesia perlu mengembangkan kota-kota dengan identitas dan keunggulan sektoral yang kuat sehingga setiap daerah memiliki karakter ekonomi yang khas dan berdaya saing.
"Saya sangat setuju. Kita perlu membangun model seperti kota-kota khusus di negara lain. Cimahi harus bisa berkembang menjadi kota animasi," katanya dalam agenda Panitia Kerja (Panja) Kreativitas dan Distribusi Film Nasional.
Menurut dia, pengembangan identitas daerah berbasis sektor unggulan dapat menciptakan daya tarik baru, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sehingga Cimahi berpeluang menjadi tujuan masyarakat untuk belajar, berkolaborasi, hingga mengembangkan karya kreatif.
Ia menambahkan minat generasi muda terhadap animasi terus meningkat, bahkan sudah terlihat sejak usia sekolah dasar (SD) dan menengah (SMA) sehingga diperlukan pusat-pusat pembelajaran dan pengembangan kreativitas.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Cimahi bukan hanya menjadi tempat orang mencari kuliner atau berbelanja pakaian, tetapi juga menjadi tujuan untuk belajar dan mengenal industri animasi," ujarnya.
Optimisme tersebut didukung oleh keberadaan pelaku industri animasi di Cimahi yang telah menunjukkan kemampuan bersaing hingga pasar internasional yang menjadi modal penting dalam membangun identitas kota berbasis ekonomi kreatif.
Salah satu pelaku industri animasi di Cimahi, Ayena Mandiri Sinema Studio, menyebut sekitar 20 persen pekerjaan yang dikerjakan perusahaan saat ini berasal dari pasar ekspor dengan melibatkan lebih dari 100 pekerja kreatif asal Kota Cimahi dalam kegiatan produksinya.
Sebaiknya Anda baca juga:
CEO Ayena Mandiri Sinema Studio Robby Ul Pratama mengatakan keberadaan industri animasi juga memberikan dampak terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.
"Sekitar 80 persen peserta program pelatihan kami berasal dari SMK dan banyak diantaranya berhasil mendapatkan pekerjaan setelah lulus. Kami juga aktif melakukan akselerasi IP (Kekayaan Intelektual) lokal agar kreator daerah dapat berkembang," katanya.
Keterlibatan tenaga kerja lokal tersebut menunjukkan industri animasi tidak hanya menghasilkan karya kreatif, tetapi juga membuka peluang kerja bagi generasi muda di Jawa Barat yang menjadi salah satu pusat ekonomi kreatif yang terbesar di Indonesia.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor ekonomi kreatif menyerap 27,4 juta tenaga kerja pada 2025 atau sekitar 18,7 persen dari total tenaga kerja nasional dengan Jawa Barat menjadi provinsi dengan penyerapan tenaga kerja ekonomi kreatif terbesar yakni mencapai 6,24 juta orang.
DPR menilai pengembangan Cimahi sebagai kota animasi dinilai dapat menjadi salah satu strategi untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Jawa Barat, sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!