Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB Mendesak Transpransi Jejak Lingkungan Perusahaan AI

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 20:00 WIB | Oleh:

Video AI adalah produk yang paling boros energi. Satu klip pendek yang dihasilkan AI dapat mengonsumsi listrik sebanyak ratusan gambar yang dihasilkan AI.

Laporan tersebut juga memperingatkan tentang kesenjangan digital yang semakin besar, dengan sebagian besar pusat data khusus AI berlokasi di Amerika Serikat, Tiongkok, dan Uni Eropa, sementara banyak negara berkembang menanggung biaya lingkungan yang terkait dengan penambangan mineral dan pembuangan limbah.

"Ini bukan laporan anti-AI," kata Madani. "Kami hanya mengatakan bahwa kita harus secara proaktif memantau dampaknya agar dapat mengekangnya, agar dapat mengendalikannya sebelum terlambat."

Chatbot atau buku resep?

Laporan tersebut menyatakan bahwa pengembang AI dan penyedia layanan harus "membuat yang tak terlihat menjadi terlihat" dengan menerbitkan catatan yang jelas dan terstandarisasi tentang jejak energi dan lingkungan untuk melatih model dan menghasilkan respons bagi pengguna.

Perusahaan AI juga harus meningkatkan efisiensi sistem mereka.

"Pemerintah dan regulator harus memperlakukan pengungkapan informasi lingkungan untuk AI sebagai hal yang rutin," demikian pernyataan tersebut.

Rencana pemerintah terkait iklim dan energi harus memasukkan peningkatan permintaan AI, sementara upaya harus dilakukan untuk menjauhkan pusat data dari wilayah yang kekurangan air.

Namun, pengguna individu juga harus menghindari penggunaan AI untuk tugas-tugas yang dapat dilakukan dengan alat konvensional, kata para penulis.

"Kita semua bisa membuat perbedaan besar," kata Madani.

Laporan tersebut memperkirakan bahwa satu pencarian internet yang didukung AI dapat menggunakan energi 10 kali lebih banyak daripada pencarian konvensional.

"Apakah Anda membutuhkan ChatGPT untuk memberikan resep?" atau "(apakah) Anda memiliki buku masak yang tergeletak di meja dapur yang bisa langsung Anda buka?" kata Miriam Aczel, salah satu penulis UNU-INWEH, kepada AFP.

"Ada banyak perubahan perilaku sederhana yang dapat dilakukan orang untuk membantu mengurangi jejak karbon mereka," katanya. "Namun saya pikir semua ini dimulai dengan pengetahuan, informasi, dan pengungkapan." SB/AFP

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.