Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sehari Setelah Dilantik Jadi PM Inggris, Andy Burnham Langsung Pangkas Pajak Listrik untuk Ringankan Beban Warga

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 15:39 WIB | Oleh:
Sehari Setelah Dilantik Jadi PM Inggris, Andy Burnham Langsung Pangkas Pajak Listrik untuk Ringankan Beban Warga Doc: Istimewa
Ket. Pemerintah memperkirakan kebijakan tersebut akan mulai berlaku pada Oktober 2026 dengan nilai anggaran sekitar 850 juta pound sterling untuk tahun fiskal 2026–2027.

LONDON – Baru sehari menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham langsung mengumumkan kebijakan pertamanya untuk menekan biaya hidup masyarakat. Mulai Oktober mendatang, pemerintah akan menghapus Pajak Pertambahan Nilai (PPN/VAT) pada tagihan listrik rumah tangga.

Kebijakan tersebut diperkirakan akan memangkas tagihan listrik rata-rata sekitar 45 pound sterling atau sekitar 980 ribu rupiah per tahun bagi setiap rumah tangga di Inggris.

Dari The Guardian, Burnham mengatakan langkah cepat itu merupakan realisasi dari janjinya saat kampanye untuk memberikan "ruang bernapas" bagi masyarakat yang masih terbebani tingginya biaya hidup.

"Saya mengatakan ingin memberi masyarakat ruang bernapas, dan itulah yang saya lakukan pada hari kedua saya sebagai perdana menteri. Kami mengambil tindakan segera untuk memangkas pajak tagihan energi, memberikan lebih banyak uang kepada masyarakat, dan mengembalikan harapan," kata Burnham.

Pemerintah memperkirakan kebijakan tersebut akan mulai berlaku pada Oktober 2026 dengan nilai anggaran sekitar 850 juta pound sterling untuk tahun fiskal 2026–2027.

Menurut Downing Street, dana untuk membiayai pemotongan pajak itu akan berasal dari keputusan pemerintah membatalkan proyek Digital ID, program identitas digital nasional yang sebelumnya dirancang oleh pemerintahan terdahulu.

Pembatalan proyek tersebut diperkirakan dapat menghemat sekitar 1,8 miliar pound sterling dalam tiga tahun, sehingga dinilai cukup untuk mendanai kebijakan baru Burnham.

Menteri Keuangan yang baru dilantik, John Healey, menilai pemangkasan PPN pada listrik merupakan langkah cepat yang akan langsung dirasakan masyarakat.

"Pemotongan pajak energi hari ini akan memberi keluarga sedikit kelonggaran dalam membayar tagihan dan memberikan kepastian menjelang musim dingin," ujar Healey.

Namun, kebijakan itu langsung menuai pertanyaan dari mantan Sekretaris Utama Kementerian Keuangan, Darren Jones, yang baru saja dicopot dalam perombakan kabinet Burnham.

Jones mendukung pemotongan PPN, tetapi meragukan sumber pendanaannya.

"Kabar baik bahwa PPN pada tagihan listrik dipotong. Ini adalah cara sederhana membantu keluarga menghemat uang dan ikut menekan inflasi. Namun, program Digital ID sebenarnya belum memiliki pendanaan. Pemerintah harus menjelaskan bagaimana kebijakan baru ini akan dibiayai dalam anggaran," tulis Jones di media sosial X.

Menanggapi kritik tersebut, Menteri Bisnis Jonathan Reynolds menegaskan bahwa pemerintah hanya mengalihkan prioritas belanja negara.

"Ini adalah keputusan yang tepat. Kami mengurangi tekanan pada masyarakat dengan mengalihkan alokasi anggaran ke program yang lebih mendesak. Inilah prioritas pemerintah baru," katanya kepada BBC Radio 4.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

PSIM Kembali Jeblok, Keok di Tangan PSM di Kandang Sendiri

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSIM Kembali Jeblok, Keok d...
Daerah
Perkuat Stok BBM di Bali, P...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.