Libur Lebaran, Pelabuhan Perikanan Tetap Jalan
📅 Rabu, 18 Mar 2026, 15:15 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Meski suasana Lebaran identik dengan libur panjang, aktivitas di pelabuhan perikanan di berbagai wilayah Indonesia tetap berjalan seperti biasa. Kapal-kapal masih hilir mudik, nelayan tetap melaut, dan distribusi hasil tangkapan terus berlangsung.
Hal ini penting supaya pasokan ikan tetap aman dan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi, bahkan saat momen hari raya. Di balik suasana libur, ada banyak pihak yang tetap bekerja memastikan rantai pasok pangan laut tidak terputus.
Jadi, ketika banyak orang menikmati waktu bersama keluarga, aktivitas di pelabuhan perikanan tetap jadi “denyut nadi” yang menjaga ketersediaan ikan di seluruh negeri.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan aktivitas pelabuhan perikanan di seluruh Indonesia tetap berjalan selama libur Lebaran 2026, sehingga ketersediaan stok ikan selama Hari Raya Idul Fitri tetap terjaga.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (17/3), menyatakan meski sebagian nelayan pulang kampung, pelayanan pendaratan, pembongkaran, dan distribusi hasil tangkapan ikan tetap berlangsung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan menjelang dan selama periode Lebaran aktivitas di pelabuhan perikanan mengalami dinamika cukup tinggi.
“Sebagian nelayan bersiap kembali ke daerah asal, sebagian lainnya memanfaatkan momentum sebelum libur panjang untuk melakukan aktivitas penangkapan maupun pendaratan ikan,” ujar dia.
Untuk menjaga kelancaran operasional, Latif menyatakan telah meminta seluruh jajarannya menggelar apel siaga di pelabuhan perikanan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyebut tiga fokus utama KKP adalah penguatan keselamatan pelabuhan perikanan bebas kebakaran, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan pendataan guna mendukung optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
“Tim terpadu pengamanan pelabuhan perikanan harus selalu siaga, syahbandar di pelabuhan perikanan harus mampu memastikan pengawasan keselamatan pelayaran dan ketertiban di dermaga berjalan disiplin,” tuturnya.
Latif juga menekankan pentingnya langkah pencegahan kebakaran di pelabuhan perikanan, antara lain dengan mengatur jarak tambat kapal yang aman, pengawasan ketat terhadap aktivitas pengelasan, serta pemeriksaan kondisi kapal sebelum ditinggalkan awaknya.
Selain itu, KKP menilai dukungan Korps Kepolisian Perairan dan Udara serta TNI AL sangat diperlukan untuk menjaga keamanan kawasan pelabuhan perikanan serta memastikan area vital tetap terkendali.
Ia juga meminta partisipasi aktif asosiasi nelayan dan kelompok masyarakat juga dalam membangun sistem pengawasan berbasis komunitas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!