Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI Catat Inflasi Provinsi Kalimantan Timur Mei 2026 Tetap Terkendali di Angka 0,17 Persen

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 01:25 WIB | Oleh:
BI Catat Inflasi Provinsi Kalimantan Timur Mei 2026 Tetap Terkendali di Angka 0,17 Persen Doc: Antara- Ho- Diskominfo Kaltim
Ket. Kepala Perwakilan BI Kaltim yang baru, Jajang Hermawan.

SAMARINDA - Laju inflasi Provinsi Kalimantan Timur pada periode Mei 2026 dilaporkan tetap berada dalam koridor yang terkendali meski mengalami sedikit eskalasi struktural. Indeks Harga Konsumen (IHK) di wilayah Bumi Etam tersebut mencatatkan inflasi sebesar 0,17 persen secara bulanan (month to month/mtm), mengalami kenaikan tipis dibandingkan capaian April 2026 yang bertengger di angka 0,11 persen (mtm). 

"Kenaikan ini mendorong inflasi tahunan (year on year/yoy) Kaltim mencapai 3,04%, sementara inflasi tahun kalender (year to date/ytd) berada di angka 1,65%," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim, Jajang Hermawan,di Samarinda, Rabu.

Ia mengatakan tekanan inflasi pada Mei 2026 terutama berasal dari kelompok transportasi, seiring meningkatnya tarif angkutan udara dan harga bahan bakar minyak (BBM).

Menurutnya, kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh penyesuaian harga BBM nonsubsidi dan avtur yang berdampak pada biaya transportasi.

Pada periode laporan, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dex, dan Dexlite meningkat rata-rata sekitar 9 persen. Selain kelompok transportasi, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran juga turut memberikan andil terhadap inflasi. Kondisi ini sejalan dengan masih tingginya aktivitas konsumsi masyarakat.

Meski demikian, laju inflasi yang lebih tinggi berhasil diredam oleh deflasi pada komponen volatile foods atau kelompok pangan bergejolak yang tercatat sebesar minus 1,09 persen (mtm). Kondisi tersebut mencerminkan membaiknya pasokan dan normalisasi harga sejumlah komoditas pangan strategis.

“Deflasi terutama bersumber dari penurunan harga daging ayam ras, kangkung, dan ikan tongkol,” ujar Jajang.

Secara komoditas, inflasi Mei 2026 terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga angkutan udara, beras, minyak goreng, solar, dan sewa rumah. Sementara itu, komoditas yang berkontribusi menahan laju inflasi antara lain daging ayam ras, emas perhiasan, ikan layang atau benggol, kangkung, serta bahan bakar rumah tangga.

Untuk menjaga stabilitas harga, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di wilayah Kaltim terus memperkuat sinergi melalui implementasi strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Pada aspek keterjangkauan harga, selama Mei 2026 TPID telah melaksanakan 60 kegiatan Gerakan Pangan Murah, operasi pasar, dan berbagai program stabilisasi harga lainnya yang tersebar di sejumlah daerah.

Kegiatan tersebut antara lain digelar di Kota Samarinda, Kabupaten Berau, Kutai Timur, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu, serta Kota Bontang.

Dari sisi ketersediaan pasokan, TPID terus memperkuat pemantauan stok dan memastikan kecukupan pasokan komoditas strategis, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha.

Sementara itu, pada aspek kelancaran distribusi, TPID meningkatkan koordinasi antarwilayah guna memastikan rantai pasok berjalan lancar serta mengantisipasi potensi hambatan distribusi yang dapat memicu kenaikan harga.

Adapun pada aspek komunikasi efektif, TPID Provinsi Kalimantan Timur secara rutin menggelar rapat koordinasi mingguan dan menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) TPID Kota Samarinda sebagai langkah penguatan kesiapan pengendalian inflasi menjelang Iduladha 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...

Festival Danau Sentani 2026

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Festival Danau Sentani 2026
Advertisement
Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.