Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Masih Rawan, 3 Juni 2026

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 08:20 WIB | Oleh:
Rupiah Masih Rawan, 3 Juni 2026 Doc: istimewa

JAKARTA – Rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan tengah pekan seiring kombina­si sentimen eksternal dan domestik yang belum kondusif. Meningkatnya ketegangan geopolitik global mendorong investor untuk cenderung mengalihkan dana ke aset yang dianggap lebih aman, sehingga menekan mata uang nega­ra berkembang. 

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi melihat perge­rakan rupiah masih akan berada dalam tekanan akibat kom­binasi sentimen geopolitik dan perkembangan kebijakan perdagangan global. Dia memproyeksikan kurs rupiah terha­dap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (3/6), bergerak fluktuatif di kisaran 17.840-17.900 ru­piah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, Se­lasa (2/6) sore, ditutup melemah 34 poin atau 0,19 persen dari akhir pekan lalu menjadi 17.839 rupiah per dollar AS. “Kelemahan tersebut masih dipengaruhi sentimen kelan­jutan ketidakpastian geopolitik dan rilis data inflasi Badan Pusat Statistik (BPS),” ujar Ibrahim.

Dari sisi eksternal, Presiden Amerika Serikat (AS), Do­nald Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran masih berlangsung, sementara kantor berita Tasnim sebelumnya melaporkan bahwa Teheran telah menangguhkan negosia­si tidak langsung dengan Washington. Trump mengatakan dia tidak keberatan jika pembicaraan berakhir.

Namun, tak lama berselang, dia mengeluarkan ungga­han di media sosial yang mengatakan bahwa pembicaraan dengan Iran terus berlanjut. Kepada ABC News, dia meng­harapkan kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata dan membuka kembali Selat Hormuz dalam ming­gu depan.

“Lebanon pada hari Senin mengumumkan gencatan senjata parsial antara Hizbullah dan Israel, yang akan menjadi deeskalasi terbatas dari konflik yang telah mem­perparah perang yang lebih luas dengan Iran,” jelas Ibra­him.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Olahraga
Everton Segera Boyong Folar...
Advertisement
Cara Ubah Desil DTSEN di Aplikasi Cek Bansos 2026 Pakai HP, Ini Syarat & Langkah-langkahnya!

Cara Ubah Desil DTSEN di Aplikasi Cek Bansos 2026 Pakai HP, Ini Syarat & Langkah-langkahnya!

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.