Kelainan Kelopak Mata Tak Sekadar Soal Penampilan, Bisa Ganggu Penglihatan hingga Picu Kanker
📅 Rabu, 03 Jun 2026, 19:30 WIB | Oleh: Haryo BronoPenyakit Tiroid Bisa Menyerang Mata
Gangguan kelopak mata juga dapat terjadi akibat penyakit autoimun, salah satunya Thyroid Eye Disease (TED) atau penyakit mata tiroid.
Kondisi ini terjadi ketika antibodi yang menyerang kelenjar tiroid turut menyerang jaringan dan otot di sekitar mata sehingga menyebabkan peradangan dan pembengkakan.
TED diperkirakan terjadi pada sekitar 19 per 100.000 orang setiap tahun. Sekitar 90 persen penderita TED memiliki hipertiroidisme, sementara hampir setengah dari pasien hipertiroid mengalami gangguan mata tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gejala yang sering muncul antara lain mata menonjol (exophthalmos), pembengkakan kelopak mata, retraksi kelopak mata, mata juling, serta gangguan pergerakan bola mata.
Menurut Tri Wahyu, penyakit ini lebih banyak menyerang perempuan dibandingkan laki-laki, dengan risiko hingga lima kali lebih tinggi.
Benjolan pada Kelopak Mata Tak Selalu Bintitan
Sebaiknya Anda baca juga:
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak menganggap remeh munculnya benjolan pada kelopak mata. Meski sebagian besar kasus disebabkan oleh infeksi atau penyumbatan kelenjar minyak, benjolan tertentu bisa menjadi tanda kanker.
Jenis benjolan yang paling umum adalah hordeolum atau bintitan, yaitu infeksi bakteri di sekitar folikel bulu mata yang menyebabkan benjolan kemerahan dan nyeri.
Ada pula kalazion, benjolan akibat penyumbatan kelenjar minyak meibom yang umumnya tidak menimbulkan rasa sakit dan berkembang secara perlahan.
Namun dalam kasus yang lebih serius, benjolan dapat berupa karsinoma sebasea, yaitu tumor ganas yang berasal dari kelenjar minyak. Kanker ini lebih sering ditemukan pada kelompok usia 52 hingga 72 tahun dan umumnya tidak menimbulkan rasa nyeri pada tahap awal.
"Deteksi dini sangat penting karena semakin cepat ditemukan, semakin baik peluang keberhasilan penanganannya," kata Tri Wahyu.
Waspadai Kanker Kelopak Mata
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!