Kisah Dua Penyelam yang Terjebak Dalam Runtuhan Jaringan Gua Bawah Tanah Indian Springs
📅 Senin, 01 Jun 2026, 00:02 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSelama 24 tahun, penyebab runtuhnya gua tersebut tetap menjadi misteri. Kemudian, pada tahun 2015, tiga peneliti dari Florida State University membuktikan bahwa gelembung udara bertanggung jawab atas kecelakaan fatal tersebut. Menurut makalah tim tersebut, Gavin dan Turner melepaskan gelembung udara yang mengurangi daya apung air dan, pada gilirannya, meningkatkan berat efektif batu kapur, menyebabkan pintu masuk gua runtuh.
Para penulis menyarankan agar gua-gua seperti yang dieksplorasi Gavin dan Turner diatur lebih ketat, dan gua-gua yang berisiko lebih tinggi runtuh hanya boleh menggunakan alat selam jenis rebreather, yaitu alat selam yang tidak melepaskan gelembung karena menyerap karbon dioksida yang dihembuskan.
Meskipun kematian Turner mungkin tampak seperti kecelakaan yang aneh, hal itu bukanlah kejadian yang unik; banyak penyelam lain yang sayangnya menghadapi nasib serupa di kedalaman gua bawah laut yang gelap. Namun demikian, warisan Turner dalam komunitas penyelam—dan pelajaran dari hari tragis itu—terus hidup lebih dari tiga dekade kemudian.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!