Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Empat Provinsi Alami Hari tanpa Hujan Tingkat Ekstrem

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 03:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Empat Provinsi Alami Hari tanpa Hujan Tingkat Ekstrem Doc: Antara
Ket. Petani berjalan di lahan sawah irigasi anak Sungai Cimulu yang mengering di Kampung Ciwasmandi, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (16/7/2026).

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menyusul adanya laporan bahwa empat provinsi yakni Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Sulawesi Selatan (Sulsel) akan mengalami hari tanpa hujan dengan tingkat menengah hingga ekstrem panjang.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan bahwa kondisi meteorologis tersebut merujuk pada data prakiraan cuaca terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada periode musim kemarau Juli 2026.

“Beberapa wilayah di Indonesia memiliki hari tanpa hujan dengan tingkat menengah hingga ekstrem panjang di antaranya Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan,”kata dia di Jakarta, Kamis (16/7).

Abdul menjelaskan bahwa kondisi kering yang ekstrem ini telah memicu rentetan peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa titik, seperti yang terpantau di wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Di Mojokerto, lahan kering seluas kurang lebih dua hektare di kawasan Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan, dilaporkan hangus terbakar pada Selasa (14/7) lalu sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

Dampak hari tanpa hujan yang panjang juga memicu kebakaran lahan yang cukup masif di wilayah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada hari yang sama dengan total area terdampak mencapai 14,8 hektare.

Sebaran Api

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB dalam hal ini mencatat sebaran api kebakaran di Banjarbaru melumat vegetasi kering di empat wilayah, yakni Kelurahan Cempaka, Landasan Ulin Timur, Guntung Manggis, dan Kelurahan Landasan Ulin Tengah.

Untuk itu, kata Abdul, tim BPBD Kota Banjarbaru bersama personel gabungan dilaporkan harus bekerja ekstra mengerahkan peralatan memadai guna menjinakkan kobaran api hingga akhirnya dinyatakan padam total pada Rabu (15/7).

Dia menambahkan sebagai langkah antisipasi menghadapi kekeringan ekstrem ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bahkan telah menetapkan Status Keadaan Darurat Bencana Karhutla selama 121 hari sejak 6 Juli hingga 31 Oktober 2026.

“Segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sejak dini sebelum meluas. BNPB juga mengimbau kepada warga untuk dapat menghemat penggunaan air bersih pada musim kemarau ini,” kata dia. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.