Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dari Dalam Penjara Menghasilkan Uang, Ini Rahasia Kreativitas Tanpa Batas Warga Binaan Manado!

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 02:35 WIB | Oleh:
Dari Dalam Penjara Menghasilkan Uang, Ini Rahasia Kreativitas Tanpa Batas Warga Binaan Manado! Doc: ANTARA/HO-Lapas Manado
Ket. Personel Lapas Manado, Sulawesi Utara (Sulut), menunjukkan hasil kreativitas warga binaan.

MANADO - Warga binaan Lapas Manado, Sulawesi Utara (Sulut), menghasilkan produk bernilai ekonomi melalui program pembinaan kemandirian.

"Semangat untuk terus berkarya tidak pernah padam, meski berada di balik jeruji. Warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Manado membuktikan bahwa masa pidana dapat menjadi momentum untuk mengembangkan keterampilan dan menghasilkan produk yang bernilai ekonomi melalui program pembinaan kemandirian," kata Kepala Lapas Kelas IIA Manado Krisman Ziliwu di Manado, Kamis.

Dia mengatakan berbagai produk hasil karya WBP yang dihasilkan melalui kegiatan pembinaan di antaranya kerajinan tangan, meubel, hingga produk kreatif lainnya.

"Seluruh proses pembinaan dilakukan dengan pendampingan petugas dan instruktur guna memastikan setiap WBP memperoleh bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat," ujarnya.

Kalapas mengatakan program pembinaan kemandirian merupakan salah satu bentuk nyata pelaksanaan fungsi pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.

"Pembinaan kemandirian bukan sekadar mengisi waktu selama menjalani pidana, tetapi menjadi sarana membangun karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat menjadi modal untuk hidup mandiri setelah bebas," ujarnya.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, program kemandirian juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan etos kerja.

"Produk-produk yang dihasilkan menjadi bukti bahwa warga binaan memiliki potensi untuk terus berkembang apabila diberikan kesempatan, pembinaan, dan pendampingan yang tepat," katanya menambahkan.

Program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Manado merupakan bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang produktif, humanis, dan berorientasi pada reintegrasi sosial.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan warga binaan mampu kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, mandiri, produktif, serta siap berkontribusi secara positif bagi lingkungan sekitarnya.

"Kami akan terus berinovasi menghadirkan program-program pembinaan berkualitas melalui sinergi berbagai pemangku kepentingan, sehingga proses pembinaan tidak hanya memberikan manfaat selama menjalani masa pidana, tetapi menjadi bekal nyata membangun masa depan yang lebih baik," sebutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.