Djokovic Tersingkir dari Roland Garros Usai Kalah dari Petenis Remaja Joao Foseca
📅 Sabtu, 30 Mei 2026, 07:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: CGTN Sports
JAKARTA - Novak Djokovic tersingkir dari French Open 2026 setelah kalah dari petenis remaja Joao Foseca yang berusia 20 tahun lebih muda darinya, pada babak ketiga Roland Garros, Sabtu (30/5) WIB.
Juara 24 kali Grand Slam itu tak mampu mengadang petenis 19 tahun asal Brasil tersebut yang bangkit dari ketertinggalan dua set untuk menang dengan skor 4-6, 4-6, 6-3, 7-5, 7-5 setelah empat jam 53 menit.
"Sebenarnya saya tidak percaya saya bisa menang. Saya hanya bermain, saya hanya menikmati berada di lapangan," kata Fonseca usai pertandingan dikutip dari ATP.
"Sungguh menyenangkan bisa bertanding melawannya. Ini pertama kalinya saya bertanding melawannya, jadi saya hanya berterima kasih kepadanya dan saya sangat bahagia.
Setelah kekalahan mengejutkan Jannik Sinner dari Juan Manuel Cerundolo pada Kamis (28/9), Fonseca bangkit mengalahkan Djokovic untuk menambah intrik dalam salah satu undian turnamen Grand Slam yang paling terbuka dalam beberapa waktu terakhir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Fonseca hanya berjarak lima poin dari kekalahan saat melakukan servis pada kedudukan 3-4, 15/40 di set keempat, tetapi unggulan ke-28 itu berhasil menangkis dua break point tersebut dan memanfaatkan momentum itu untuk memaksa set penentu.
Djokovic terkadang tampak kesulitan secara fisik di antara poin-poin, tetapi petenis berusia 39 tahun itu dengan cepat unggul 3-1 di set kelima.
Namun Fonseca kembali berjuang, memenangi enam dari delapan gim terakhir untuk mencatat kemenangan gemilang di Philippe-Chatrier. Ini adalah kemenangan keduanya melawan peringkat 10 besar setelah mengalahkan Andrey Rublev di Australian Open 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya tidak memikirkan perubahan kondisi. Saya hanya mencoba memukul bola secepat mungkin. Maksud saya Djokovic, dia tidak pernah meleset. Kita masih mengira dia berusia 20 tahun. Di akhir pertandingan, saya pikir dia lebih bugar daripada saya, sungguh gila," kata Fonseca.
"Tapi saya merasa saat hari semakin gelap, permainan menjadi sedikit lebih lambat dan bagi saya itu lebih baik karena saya bisa menghasilkansedikit lebih banyak tenaga."
Dengan kemenangan dalam pertemuan pertamanya di level tur melawan Djokovic, Fonseca menjadi petenis remaja pertama yang mengalahkan petenis Serbia itu di ajang Grand Slam.
Kini melaju ke babak keempat di turnamen utama untuk pertama kalinya, Fonseca akan menghadapi unggulan ke-15 Casper Ruud atau unggulan ke-24 Tommy Paul untuk memperebutkan tempat di perempat final di Paris.
Menurut statistik ATP, Fonseca mencetak dua winner lebih sedikit, yakni 68 berbanding 70, dan sembilan kesalahan sendiri lebih banyak, yakni 47-39, daripada Djokovic.
Namun, ia mampu meningkatkan level permainannya di momen-momen krusial. Djokovic mengancam untuk memaksa tie-break penentu, tetapi Fonseca segera melepaskan tiga ace berturut-turut untuk menyelesaikan dengan kemenangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!