Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apindo Papua Gerakkan UMKM, Dorong Ekonomi Bumi Cenderawasih Lewat Ekosistem Usaha Baru

📅 Kamis, 26 Mar 2026, 06:00 WIB | Oleh:
Apindo Papua Gerakkan UMKM, Dorong Ekonomi Bumi Cenderawasih Lewat Ekosistem Usaha Baru Doc: Antara Foto
Ket. Wali Kota Jayapura Abisasi Rollo saat melakukan kunjungan ke salah satu stand UMKM di Kota Jayapura, Papua.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Papua menggerakkan UMKM dan para pengusaha di Tanah Papua untuk bersama-sama membangun ekosistem usaha baru yang berkelanjutan guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Bumi Cenderawasih.

Ketua Umum Apindo Papua, Moses Morin, di Jayapura Rabu, mengatakan bahwa penguatan ekosistem usaha menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan, termasuk peningkatan daya saing dan kemandirian pengusaha lokal di Papua.

"Karena itu ekosistem usaha yang berkelanjutan tidak hanya berfokus pada keuntungan semata, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan, sosial, serta keberlanjutan usaha dalam jangka panjang," katanya.

Oleh sebab itu, kata Moses, pelaku usaha di Papua perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi dan inovasi agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

"Sinergi antara pengusaha, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya sangat penting guna menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif," ujarnya.

Dia menjelaskan dengan kolaborasi tersebut, diharapkan dapat membuka peluang investasi serta memperluas akses pasar bagi produk lokal.

"Selain itu, kami juga kini sedang mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan kewirausahaan, sehingga pengusaha di Tanah Papua mampu mengelola bisnis secara profesional dan berkelanjutan," katanya lagi.

Dia menambahkan pihaknya berkomitmen untuk terus mendampingi pengusaha lokal dalam mengembangkan usaha, termasuk membantu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

"Dengan upaya tersebut, kami optimistis ekosistem usaha di Tanah Papua dapat tumbuh lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat." 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.