Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Seorang anak Hanyut di Sungai Air Terjun Paris

📅 Jumat, 29 Mei 2026, 16:45 WIB | Oleh:
Seorang anak Hanyut di Sungai Air Terjun Paris Doc: ANTARA/HO-Basarnas Sulut
Ket. SAR gabungan mengevakuasi Quin Makal (10), perempuan, warga Desa Kayuuwi, Minahasa yang terseret arus sungai setelah terpeleset.

Manado --Tim SAR gabungan mengevakuasi korban hanyut di Sungai Air Terjun Paris, Desa Kayuuwi, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), setelah hari keenam dilaporkan hilang.

"Korban diketahui bernama Quin Makal (10), perempuan, warga Desa Kayuuwi, Minahasa," kata Humas Basarnas Sulut Nuriadin Gumeleng di Manado, Kamis.

Korban ditemukan pada pukul 13.15 Wita dalam keadaan meninggal dunia setelah dilakukan pencarian intensif oleh Tim SAR gabungan.

Sebelumnya pada pukul 06.45 Wita seluruh unsur SAR melaksanakan briefing awal operasi.

Pencarian kemudian dibagi menjadi dua Search Rescue Unit (SRU), dimana SRU 1 melakukan penyisiran menyusuri alur sungai sejauh kurang lebih empat kilometer, sementara SRU 2 melakukan pencarian pada titik-titik alur sungai yang dicurigai.

Setelah korban ditemukan, tim SAR gabungan segera melaksanakan evakuasi menuju Puskesmas Kawangkoan untuk penanganan lebih lanjut.

Pada pukul 17.10 Wita, korban secara resmi diserahkan kepada pihak keluarga dan pemerintah setempat.

Operasi SAR tersebut melibatkan unsur dari Tim Rescue Pos SAR Amurang, Kantor SAR Manado, BPBD Minahasa, TNI-Polri, SAR Komunitas Potensi, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, relawan, mahasiswa, pramuka, RAPI, serta masyarakat setempat.

"Kami mengucapkan turut prihatin dan turut berduka cita. Semoga adik kita diberikan tempat bersama-Nya di surga dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. Kami juga mengapresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah terlibat dalam pelaksanaan operasi pencarian hingga korban berhasil ditemukan," ujar Kepala Basarnas Sulut George Mercy Randang.

Berdasarkan laporan, peristiwa terjadi pada Sabtu 23 Mei 2026 sekitar pukul 12.15 WITA saat korban bersama temannya berada di kawasan Air Terjun Paris. Korban diduga terpeleset di batu besar dan jatuh ke sungai sebelum terseret arus deras.

Pihak keluarga bersama pemerintah desa sempat melakukan pencarian awal, namun korban belum ditemukan.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh Hukum Tua Desa Kayuuwi Stenly Watung ke Kantor SAR Manado pada pukul 17.20 WITA untuk meminta bantuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.