Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gaji Bersih Rp21 Juta Per Bulan, Wamenaker Ajak Anak Muda Banyuwangi Garap Pasar Kerja Jepang

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 06:25 WIB | Oleh:
Gaji Bersih Rp21 Juta Per Bulan, Wamenaker Ajak Anak Muda Banyuwangi Garap Pasar Kerja Jepang Doc: ANTARA/HO-Pemkab Banyuwangi
Ket. Wamenaker Afriansyah Noor di dampingi Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono saat melihat praktik Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Batch IV, Magang Hub Nasional dan Magang ke Jepang hasil kerja sama dengan IM Japan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (22/9).

BANYUWANGI - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mendorong generasi muda untuk mengoptimalkan potensi bonus demografi dengan memanfaatkan peluang pelatihan vokasi serta program magang dan kerja di luar negeri.

"Di Indonesia sekarang bonus demografinya besar, dan bagi mereka yang berminat ke luar negeri kami didik, kami latih, dan diberikan kompetensi dan skill yang memadai," katanya saat membuka Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Batch IV, Magang Hub Nasional dan Magang ke Jepang hasil kerja sama dengan IM Japan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (22/9).

Dia menyampaikan bahwa Kemenaker saat ini tengah gencar menggalakkan program bagi tenaga kerja profesional yang menguasai keahlian khusus untuk ditempatkan di negara-negara mitra, salah satunya Jepang.

Di Negeri Sakura, lanjut dia, para peserta magang dan tenaga kerja Indonesia ditempatkan di berbagai sektor strategis seperti otomotif, pabrik, pertanian hingga pengemudi, sesuai dengan kompetensi masing-masing serta perjanjian resmi antar-lembaga dan pemerintah.

"Sebagai gambaran, di sektor otomotif ringan seperti teknisi bengkel ban, montir ganti oli, hingga perbaikan ringan, itu mampu mengantongi penghasilan bersih sekitar Rp21 juta per bulan," kata Afriansyah.

Dia juga mengapresiasi posisi Kabupaten Banyuwangi yang menjadi salah satu daerah penyumbang tenaga kerja terbanyak untuk penempatan di Jepang.

"Banyuwangi salah satu terbesar untuk penempatan anak-anak kita ke negara Jepang. Keberadaan BPVP di Banyuwangi ini bentuk komitmen kami untuk menciptakan anak-anak kita yang punya kompetensi dan kemampuan hebat-hebat, termasuk skill bahasa," kata Afriansyah.

Wamenaker menyebut kondisi ketenagakerjaan di Banyuwangi relatif sangat baik, dengan jumlah penduduk sekitar 1,7 juta jiwa, angka tingkat pengangguran terbuka (TPT) Banyuwangi mencatat kisaran 10.000 orang.

"Ini luar biasa rendah, persentasenya kecil, oleh karena itu harus kita dukung," kata dia.

Afriansyah mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas vokasi secara optimal, terlebih Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada pengembangan SDM melalui alokasi kuota Pelatihan Vokasi Nasional yang mencapai sekitar 220.000 orang khusus lulusan SMA/SMK, di mana seluruh pembiayaannya ditanggung penuh oleh negara.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono memaparkan tingkat pengangguran terbuka Banyuwangi berhasil ditekan dari 4,03 persen menjadi 3,94 persen di tahun 2025.

"Penurunan pengangguran itu tidak cukup dibaca sebagai keberhasilan penciptaan pekerjaan saja, akan tetapi kami juga harus memperhatikan partisipasi angkatan kerja, kualitas pekerjaan, produktivitas, tingkat pendapatan dan jumlah penduduk usia kerja yang tidak aktif dalam pasar kerja," kata Wabup.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
Menang 4-1 dari Newcastle, ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.