Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tujuh Atlet Panjat Tebing Indonesia Ikuti World Climbing Series di Spanyol

📅 Kamis, 28 Mei 2026, 20:30 WIB | Oleh:
Tujuh Atlet Panjat Tebing Indonesia Ikuti World Climbing Series di Spanyol Doc: Humas FPTI

JAKARTA – Tujuh atlet panjat tebing andalan Indonesia bertolak ke Spanyol, Rabu (27/5). Mereka akan mengikuti turnamen World Climbing Series II di Alcobendas, Madrid.

Terdiri dari empat atlet putra dan tiga atlet putri, seluruhnya akan turun di nomor speed. Tim putra diperkuat Veddriq Leonardo, Antasyafi Robby Al Hilmi, Raharjati Nursamsa, dan Aditya Tri Syahria.

Satu atlet lainnya yaitu Kiromal Katibin urung diberangkatkan karena mengalami cedera. Sedangkan tim putri diperkuat Desak Made Rita Kusuma Dewi, Rajiah Salsabillah, dan Berthdigna Devi Surya Kusuma.

Para atlet ditargetkan untuk meraih hasil lebih baik dibandingkan saat mengikuti World Climbing Series I Wujiang, Tiongkok, Pada seri kejuaraan dunia tersebut, Indonesia hanya membawa pulang satu medali perunggu melalui Desak Made Rita Kusuma Dewi.

“Kami ingin tampil lebih baik dari seri pertama di Wujiang,” kata pelatih Galar Pandu Asmoro, Kamis (28/5). Menurut dia, kejuaraan kali merupakan bagian dari persiapan menghadapi Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.

Galar menegaskan para atlet terus berlatih keras untuk mengejar ketertinggalan dari para pesaingnya yang terus menunjukkan peningkatan. Desak Made Rita pun diharapkan bisa meningkatkan performanya dan kembali meraih medali emas di Madrid.

World Climbing Series menjadi ajang penting untuk mengukur kemampuan mereka sebelum turun di Asian Games 26. Menurut Galar, tim pelatih akan terus memantau perkembangan dan memberikan arahan terbaik bagi para atlet. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Penurunan jumlah penduduk m...
Luar Negeri
Korban Gempa Kolombia Terus...
Nasional
Kreativitas siswa semarakka...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.