Menaker: Kuota Program Magang Nasional 2026 Dinaikkan
📅 Kamis, 28 Mei 2026, 20:50 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Pemerintah memastikan Program Magang Nasional akan berlanjut di tahun 2026. Menurut Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, jumlah peserta ditargetkan meningkat dari sebelumnya 100 ribu orang menjadi 150 ribu peserta.
Penambahan kuota dilakukan seiring tingginya antusiasme masyarakat terhadap program tersebut. Menurut Yassierli, program magang menjadi bekal penting bagi lulusan baru (fresh graduate) untuk memasuki dunia kerja.
“Arahan Bapak Presiden untuk 2026 kita sudah bisa menyiapkan pelaksanaan magang bagi sebanyak 150 ribu orang. Tahun lalu 100 ribu, sekarang menjadi 150 ribu,” ujar Yassierli dalam siaran pers dikutip Kamis (28/5)
Program Magang Nasional 2026, akan dibuka dalam tiga gelombang, dengan target masing-masing memfasilitasi 50 ribu lulusan baru. Pemerintah juga telah meminta perusahaan mitra membuka lowongan magang, dan menyebarkannya melalui kanal resmi masing-masing.
Yassierli menjelaskan batch (gelombang) pertama Program Magang Nasional 2026 dijadwalkan mulai Juni mendatang, dengan target 50 ribu peserta. Sementara upah peserta telah disepakati Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan, yakni 100 persen berasal dari APBN.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Untuk uang sakunya tetap sama, yakni sebesar upah minimum di masing-masing lokasi magang. Apakah menggunakan upah minimum kabupaten/kota atau upah minimum provinsi,” ujar Yassierli.
Program Magang Nasional 2025 telah resmi berakhir, dengan ditutupnya batch kedua dengan otal peserta mencapai 76 ribu orang. Yassierli menegaskan, tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya minat generasi muda, untuk memperoleh pengalaman kerja langsung di lingkungan industri.
“Melalui kegiatan ini, peserta dapat mengenal sistem kerja di perusahaan. Sekaligus membangun kesiapan menghadapi persaingan kerja yang semakin kompetitif,” kata Yassierli.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hasil evaluasi program menunjukkan, 85 persen peserta batch pertama menyatakan sangat puas terhadap penyelenggaraan program. Sebanyak 14 persen lainnya mengaku cukup puas, dan tingkat ketidakpuasan tercatat hanya sebesar 0,7 persen.
Dari sisi perusahaan mitra, sekitar 4 ribu perusahaan peserta batch pertama, 81 persen menyatakan puas dan sangat puas. Adapun tingkat penilaian negatif terhadap pelaksanaan program magang hanya mencapai 0,4 persen.
Program Magang Nasional juga dinilai memberi manfaat signifikan bagi peserta. Sekitar 35 persen peserta batch pertama, bahkan memperoleh tawaran kerja di tempat mereka menjalani program magang. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!