Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DLH Batam Rancang TPS di Tiap Perumahan Guna Percepat Angkutan Sampah

📅 Kamis, 28 Mei 2026, 16:00 WIB | Oleh:
DLH Batam Rancang TPS di Tiap Perumahan Guna Percepat Angkutan Sampah Doc: ANTARA/Amandine Nadja
Ket. Suasana gotong royong membersihkan di lingkungan Kota Batam, Kepri (11/2).

BATAM -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) merancang konsep pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di setiap kawasan perumahan untuk mempercepat pengangkutan sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA). 

Kepala DLH Kota Batam Dohar Mangalando Hasibuan mengatakan konsep tersebut disiapkan sebagai strategi mempercepat pengangkutan sampah yang selama ini masih dilakukan dari rumah ke rumah.  

“Selama ini pengangkutan dilakukan dari rumah ke rumah dan itu membutuhkan waktu cukup panjang. Ke depan kami ingin pengangkutan dilakukan dari TPS atau bin komunal yang ditempatkan di satu titik di kawasan perumahan,” ujar Dohar saat dikonfirmasi di Batam, Kamis. 

Ia menjelaskan, konsep tersebut diharapkan mampu memangkas waktu pengangkutan karena armada tidak lagi berhenti di setiap rumah warga, melainkan langsung mengambil sampah dari titik kumpul tertentu. 

Menurut dia, pemerintah menargetkan jumlah titik pengangkutan dapat dipangkas dari sekitar 40 ribu hingga 50 ribu rumah tangga menjadi sekitar 1.700 titik TPS komunal.

“Kalau sekarang setiap hari kita mengangkut dari 40 sampai 50 ribu rumah tangga, nanti cukup dari sekitar 1.700 TPS. Ini tentu jauh lebih efektif dan efisien,” katanya.

DLH Batam juga mengajak masyarakat, pengelola lingkungan, hingga pengurus RT dan RW untuk mendukung konsep tersebut dengan mulai membuang sampah ke TPS yang tersedia di lingkungan masing-masing.  

Ia mengatakan ukuran TPS nantinya disesuaikan dengan jumlah timbulan sampah dan ketersediaan lahan di perumahan, mulai dari ukuran 2x2 meter hingga 2x3 meter.

“Tujuannya supaya sampah lebih cepat diangkut dari sumbernya dan tidak menimbulkan bau di sekitar rumah. Cukup ada tempat di perumahan yang menjadi tempat pembuangan komunal,” katanya.  

Dohar menyebut sejumlah kawasan sudah mulai mendukung konsep tersebut, seperti di RW 9 Kelurahan Sungai Langkai dan di perumahan Klasik yang telah lebih dulu menerapkan sistem TPS komunal.  

Menurut dia, Pemerintah Kota Batam juga telah menganggarkan pembangunan TPS pada tahun ini untuk mendukung penerapan konsep tersebut di sejumlah kawasan permukiman.

“Kalau ada masyarakat yang siap lahannya, pemerintah akan memfasilitasi dan membangunkan TPS-nya. Kami juga turun langsung untuk sosialisasi agar konsep ini dipahami masyarakat,” ujarnya.

DLH Batam menargetkan dengan pola baru tersebut proses pengangkutan sampah di kawasan permukiman dapat dilakukan maksimal dalam waktu 48 jam.

“Kami berharap konsep ini mendapat dukungan masyarakat karena tujuannya untuk mempercepat pengangkutan dan menyelesaikan persoalan sampah di Kota Batam,” kata Dohar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Lima Kandidat Utama Juara Tunggal Putri Wimbledon 2026

5 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Lima Kandidat Utama Juara T...

Serangan Udara AS Tewaskan Komandan Senior ISIS di Suriah

37 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Serangan Udara AS Tewaskan ...
Luar Negeri
Wahana Penjelajah NASA Mend...
Daerah
Perkembangan Pembangunan Se...
Nasional
Sektor Informal Masih Menye...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.