Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DK PBB Kecam Serangan Drone Dekat PLTN Barakah

📅 Kamis, 28 Mei 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
DK PBB Kecam Serangan Drone Dekat PLTN Barakah Doc: AFP/PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NUKLIR BARAKAH
Ket. Suasana pembangkit listrik di wilayah Gharbiya, Abu Dhabi, di garis pantai Teluk sekitar 50 kilometer sebelah barat Ruwais, baru-baru ini.

Hamilton, Kanada – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Selasa (26/5), mengecam keras serangan drone yang menargetkan area di luar perimeter internal Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Barakah di Uni Emirat Arab (UEA). Insiden tersebut memicu kekhawatiran serius terkait keselamatan warga sipil dan risiko terhadap lingkungan di sekitar fasilitas nuklir.

Dikutip dari Antara, dalam pernyataan resmi pada Selasa (26/5), DK PBB menyebut serangan pesawat nirawak itu sebagai tindakan “keji” dan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional. Dewan menegaskan bahwa setiap serangan terhadap infrastruktur sipil, terutama fasilitas nuklir, dapat menimbulkan dampak berbahaya yang luas.

“Para anggota Dewan Keamanan mengecam keras serangan pesawat nirawak yang keji terhadap sebuah pembangkit listrik di luar perimeter internal PLTN Barakah di wilayah Al Dhafra, Uni Emirat Arab,” demikian pernyataan DK PBB.

DK PBB juga menuntut penghentian segera dan permanen seluruh serangan terhadap warga sipil maupun infrastruktur sipil di UEA, termasuk fasilitas nuklir yang digunakan untuk tujuan damai. Dewan menekankan bahwa negara-negara wajib mematuhi standar tertinggi keselamatan dan keamanan nuklir.

Dalam pernyataannya, DK PBB turut menyoroti laporan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi yang menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut. Grossi menegaskan bahwa operasi militer yang mengancam keselamatan instalasi nuklir tidak dapat diterima dalam kondisi apa pun.

DK PBB menegaskan bahwa PLTN Barakah telah dibangun dan dioperasikan sesuai standar internasional di bawah pengawasan Otoritas Federal untuk Regulasi Nuklir UEA serta IAEA. Dewan juga kembali menegaskan dukungan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Uni Emirat Arab.

Sebelumnya, otoritas Abu Dhabi melaporkan kebakaran pada generator listrik di luar perimeter internal PLTN Barakah akibat serangan drone. Kantor Media Abu Dhabi (ADMO) menyebut tidak ada korban luka maupun dampak terhadap tingkat keselamatan radiologis, sementara seluruh unit pembangkit tetap beroperasi normal.

Otoritas Federal untuk Regulasi Nuklir (FANR) juga memastikan insiden tersebut tidak memengaruhi keselamatan fasilitas nuklir. Pengawasan tetap diperketat untuk menjaga keamanan operasional PLTN.

Kementerian Pertahanan UEA menyatakan bahwa dalam 48 jam terakhir sistem pertahanan udara negara itu berhasil mendeteksi dan mencegat enam drone yang dianggap mengancam wilayah sipil dan fasilitas vital. Tiga di antaranya terdeteksi di sekitar PLTN Barakah.

Menurut kementerian, dua drone berhasil dinetralisir, sementara satu lainnya menabrak generator listrik di luar perimeter fasilitas. Seluruh drone tersebut dilaporkan berasal dari wilayah Irak.

Insiden ini menjadi bagian dari meningkatnya penggunaan drone dalam konflik di kawasan Timur Tengah, yang dinilai berpotensi mengancam infrastruktur strategis sipil. DK PBB menilai kondisi tersebut membutuhkan pengawasan internasional yang lebih ketat.

“Para anggota Dewan Keamanan menyerukan kepada negara-negara untuk mematuhi standar tertinggi keselamatan, keamanan, dan pengamanan nuklir serta menahan diri dari tindakan yang dapat membahayakan keselamatan nuklir,” lanjut pernyataan DK PBB.

Bertanggung Jawab

Di sisi lain, Russia juga menyoroti isu keamanan fasilitas nuklir di kawasan konflik lain. Perwakilan Tetap Russia untuk IAEA, Mikhail Ulyanov, mendesak agar Sekretariat IAEA secara terbuka menyebut pihak yang bertanggung jawab atas serangan terhadap PLTN Zaporizhzhia di Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

PVMBG: Anak Krakatau Level 3 Siaga

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
PVMBG: Anak Krakatau Level ...

BNPB Maksimalkan OMC di Kalbar

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BNPB Maksimalkan OMC di Kalbar
Advertisement
Kebakaran Kawah Ijen Merambat ke Air Terjun Kalipait Bondowoso, Tim Rescue Panjat Manual ke Titik Api

Kebakaran Kawah Ijen Merambat ke Air Terjun Kalipait Bondowoso, Tim Rescue Panjat Manual ke Titik Api

05 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.